Update 2026 klasemen Liga 1 BRI Super League Indonesia kini sudah mengarah ke tabel final. Persib Bandung finis juara dengan 79 poin dari 34 pertandingan, lalu Borneo FC Samarinda berada tepat di bawahnya dengan angka yang sama. Pembeda di puncak bukan selisih gol, melainkan head-to-head.
Buat pembaca yang datang untuk cek posisi akhir, inti tabelnya sederhana: Persija Jakarta menutup musim di peringkat ketiga dengan 71 poin, Persebaya Surabaya finis keempat dengan 58 poin, dan Bhayangkara Presisi Lampung FC mengamankan lima besar lewat 53 poin. Angka-angka ini mengikuti tabel resmi ILeague.
Ringkasan akhir musim 2025/2026
Liga 1 menutup musim dengan duel gelar yang benar-benar rapat sampai pekan terakhir. Persib dan Borneo sama-sama berhenti di 79 poin, jadi sorotan langsung jatuh ke aturan tie-break. Di bawah dua tim itu, Persija menjadi satu-satunya tim lain yang menembus angka 70 poin.
Kalau Anda ingin melihat tabel penuh 18 klub, buka juga klasemen Liga 1 lengkap. Untuk versi yang lebih fokus ke papan atas dan zona bawah, halaman hasil terbaru klasemen Liga 1 BRI bisa dipakai sebagai pembanding cepat.
Top 5 klasemen akhir Liga 1 2025/2026
| Pos | Klub | Main | W | D | L | GF | GA | GD | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 34 | 24 | 7 | 3 | 59 | 22 | 37 | 79 |
| 2 | Borneo FC Samarinda | 34 | 25 | 4 | 5 | 74 | 31 | 43 | 79 |
| 3 | Persija Jakarta | 34 | 22 | 5 | 7 | 65 | 29 | 36 | 71 |
| 4 | Persebaya Surabaya | 34 | 16 | 10 | 8 | 61 | 35 | 26 | 58 |
| 5 | Bhayangkara Presisi Lampung FC | 34 | 16 | 5 | 13 | 53 | 45 | 8 | 53 |
Kenapa Persib tetap juara walau poin sama?
Borneo menutup musim dengan selisih gol lebih besar, yakni +43. Namun urutan akhir tidak dihitung dari itu lebih dulu. Ketika dua tim punya poin identik, penilaian beralih ke rekor pertemuan langsung. Karena Persib unggul di bagian itu, posisi pertama tetap jadi milik mereka.
Penjelasan ini penting karena banyak pencarian klasemen 2026 muncul dari pertanyaan yang sama: mengapa Borneo tidak naik ke puncak walau angkanya setara. Jadi jawaban singkatnya bukan karena gol, tetapi karena head-to-head.
Timeline penutup perebutan gelar
Pekan-pekan terakhir membuat persaingan di puncak terasa hidup sampai benar-benar selesai. Pada 30 April 2026, Persib menang 4-2 atas Bhayangkara, sedangkan Borneo mengalahkan Persik 1-0. Lalu pada 10-11 Mei, Persib menekuk Persija 2-1 dan Borneo menang 3-2 atas Bali United.
Persaingan belum putus pada 17 Mei. Persib menang 2-1 atas PSM, sementara Borneo ditahan 0-0 oleh Persijap. Di laga penutup 23 Mei, Persib bermain imbang 0-0 melawan Persijap, lalu Borneo menutup musim dengan kemenangan 7-1 atas Malut United. Hasil itu membuat kedua tim sama-sama sampai di 79 poin, tetapi klasemen akhir tetap menaruh Persib di posisi pertama.
Zona merah di akhir musim
| Pos | Klub | Main | W | D | L | GF | GA | GD | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 16 | Persis Solo | 34 | 8 | 10 | 16 | 39 | 59 | -20 | 34 |
| 17 | Semen Padang FC | 34 | 5 | 5 | 24 | 22 | 65 | -43 | 20 |
| 18 | PSBS Biak | 34 | 4 | 6 | 24 | 31 | 95 | -64 | 18 |
Persis Solo menjadi tim terakhir yang masih berdiri di batas aman, sementara Semen Padang FC dan PSBS Biak turun setelah gagal menutup jarak di papan bawah. Kalau Anda ingin membaca versi ringkas yang menyorot papan atas dan degradasi dalam satu paket, lihat juga rekap akhir musim Liga 1 dan halaman posisi atas-bawah.
Sumber angka di halaman ini tetap mengacu ke tabel resmi ILeague, jadi fokus pembaruan 2026 memang ada pada urutan final, head-to-head di puncak, dan tiga tim yang akhirnya turun.














