Portal Jatim

Proyek Tol Probowangi di Situbondo gunakan Batu Bolder dari Gunung, Ketua TKN Ragukan Kualitas dan Keamanan Tol

Redaksi
17733
×

Proyek Tol Probowangi di Situbondo gunakan Batu Bolder dari Gunung, Ketua TKN Ragukan Kualitas dan Keamanan Tol

Sebarkan artikel ini
material batu gunung hasil cut and fill dalam pengerjaan proyek strategis nasional jalan tol Probowangi di Desa Kalianget

SITUBONDO — Ketua umum Tapal Kuda Nusantara (TKN) mengecam keras dan menyayangkan atas lemahnya pengawasan dari konsultan atass tindakan subkontraktor yang menggunakan material batu gunung hasil cut and fill dalam pengerjaan proyek strategis nasional jalan tol Probowangi di Desa Kalianget, khususnya dalam pengerjaan proyek jalan tol di wilayah barat Kabupaten Situbondo.

Pasalnya, PT. Wijaya Karya (WIKA) selaku pelaksana pengerjaan proyek jalan Tol Probowangi paket 3, antara Paiton-Besuki dengan panjang sekitar 25,60 kilometer, telah menggunakan material urug batu bolder dari hasil cut and fill gunung pada pekerjaan subkon PKJN pada STA 38 – 39+700.

Ketua Umum DPP Tapal Kuda Nusantara (TKN), Prasetyo Eko Karso telah melakukan investigasi lapangan jalan Tol Probowangi, dari haril Investiga banyak temuan pengerjaan proyek jalan tol Probowangi paket 3 tidak sesuai dengan standar dan space yang ditetapkan oleh PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, khususnya pada STA 38 hingga STA 39+700. Minggu (19/05/2024)

Eko mengatakan kami sebagai organisasi masyarakat akan mengawal program Nawacita Presiden Jokowi terhadap proyek yang menggunakan uang negara, dan mencuatkan keraguan terhadap kualitas dan keamanan jalan tol yang sedang dibangun, Hal ini juga menciderai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik untuk proyek infrastruktur, Terangnya.

Eko Menambahkan “ Ketika material urug batu besar dari gunung digunakan dalam proyek jalan tol, selain berpotensi merusak lingkungan setempat, juga dapat menimbulkan kerentanan struktur jalan dalam jangka panjang. Dampak negatif ini perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait untuk memastikan keberlangsungan proyek infrastruktur yang aman dan berkelanjutan.

“ Penegakan standar mutu dan keberlanjutan lingkungan menjadi kunci dalam pengerjaan proyek jalan tol. Penggunaan material yang sesuai standar dan memperhatikan aspek lingkungan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia”. Lanjut EKo

Baca Juga:  Langkah Berani Bupati Situbondo, APDESI Apresiasi Kebijakan Pro-Desa

Dalam waktu dekat kami kirim surat kepada PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Kementerian BUMN, Presiden Republik Indonesia, Gubernur Jawa Timur, dan Bupati Situbondo selaku pengawas, terkait penggunaan material urug batu hasil cut and fill gunung. Tegas Ketum TKN

Dengan menggunakan material Urug Batu – batu Besar dari hasil Cut And Fill Gunung di Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur kami menduga lemahnya pengawasan Konsultan Proyek Jalan Tol Probowangi ” pungkasnya ketum TKN

Feri dari PT. Wijaya Karya (WIKA) saat Video Call dengan Ketua TKN waktu Investigasi di lokasi Titik STA 39+700 mengatakan ” Tidak di permasalahan Penggunaan Urug Batu – batu Besar hasil Cut And Fill Gunung karena sesuai dengan Uji Lab. Sabtu, (18/5/2024).

Malah Feri menyuruh Ketua Umum TKN untuk kirim surat kepada PT WIKA, ” silahkan Kirim Surat ke Wika nanti saya jawab” Tegas Feri.

Hadar, Humas PT. Wika saat dikonfirmasi via WhatsApp hanya dibaca, tidak menjawab.

*) Ikuti Berita Terbaru Portal Indonesia di Google News klik disini dan Jangan Lupa di Follow.