PONOROGO – Aparat Kepolisian Polres Ponorogo dan sejumlah ojek online (ojol) yang tergabung ‘Warok’ di Ponorogo melakukan sholat ghoib bersama di masjid Mapolres Ponorogo.
Sholat ghoib dilakukan ini seiring meninggalnya Affan Kurniawan yang merupakan korban terlindas mobil rantis Brimob (baraccuda) saat demonstrasi di kawasan Gedung DPR RI.
Pasukan hijau (sebutan ojol) melakukan sholat ghoib bersama Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno jajaran aparat kepolisian Polres Ponorogo.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andien Wisnu Sudibyo mengungkapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan dalam tragedi unjuk rasa di Jakarta.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” jlentrehnya.
Senada diungkapkan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Menurutnya, ini menjadi pengalaman berharga bagi kita semua.
“Ini menjadi kaca benggala bagi kita semua dan semoga kejadian semacam ini tidak terulang lagi,” tandasnya.
Sementara itu, Koordinator Aksi Solidaritas ‘Warok’ Ponorogo, Hendro Cahyono mengungkapkan, ini bentuk solidaritas kita sebagai sesama driver ojol. Tentunya bentuk suka cita mendalam atas tragedi yang menimpa almarhum Affan Kurniawan.
“Para ojol serentak menuntut kepada institusi terkait agar mengusut tuntas peristiwa yang telah merenggut nyawa Affan Kurniawan. Kita menyayangkan peristiwa kemarin. Solidaritas ini menuntut keadilan untuk korban,” tandasnya. (*)