Kalau kamu lagi cari jadwal liga inggris malam ini yang bukan cuma “jam tayang doang”, tapi juga prediksi skor + gambaran kenapa prediksi itu bisa kejadian, pekan ini pas banget. Rentang pertandingan yang jadi sorotan ada di Sabtu, 24 Januari 2026 sampai Selasa, 27 Januari 2026—dengan beberapa laga yang jelas masuk kategori “harus ditonton” karena dampaknya bisa besar ke papan atas maupun perebutan posisi aman.
Di Premier League, setiap poin itu mahal. Sistemnya sederhana tapi kejam: 3 poin untuk menang, 1 untuk seri, 0 untuk kalah. Dalam kompetisi yang jadwalnya padat dan margin kualitasnya tipis, satu gol pertama sering kali menentukan ritme pertandingan sampai peluit akhir.
Artikel ini dibuat dengan pola yang biasa dipakai media olahraga: pembuka konteks → jadwal lengkap → prediksi skor → analisa per match → big match highlight → penutup. Untuk daftar pertandingannya, acuan jadwal pekan ini mengacu pada jadwal liga yang tercantum di sumber jadwal kompetisi.
1) Kenapa Jadwal Liga Inggris Malam Ini Wajib Dipantau?
Ada tiga alasan kenapa pekan ini menarik:
Pola kick-off yang “rapi” buat penonton Indonesia: ada slot 19:30, 22:00, hingga dini hari 03:00 WIB—jadi penonton bisa pilih sesi sesuai stamina.
Ada big match yang biasanya memengaruhi narasi pekan: laga seperti Arsenal vs Manchester United cenderung mengubah mood fans dan tekanan media (menang = validasi, kalah = krisis).
Banyak pertandingan yang berpotensi jadi “trap game”: laga yang di atas kertas terlihat aman, tapi justru rawan karena tempo, rotasi, atau tim tamu yang main pragmatis.
2) Jadwal & Prediksi Skor Premier League — Pekan Ini

Sabtu, 24 Januari 2026
| Jam (WIB) | Pertandingan | Skor | Menang | Handicap |
|---|---|---|---|---|
| 19:30 | West Ham vs Sunderland | 2–0 | Sunderland | 1 : 0 |
| 22:00 | Burnley vs Tottenham | 1–2 | Burnley | ½ : 0 |
| 22:00 | Fulham vs Brighton | 1–1 | DRAW | 0 : 0 |
| 22:00 | Manchester City vs Wolves | 3–0 | Manchester City | 1½ : 0 |
Minggu, 25 Januari 2026
| Jam (WIB) | Pertandingan | Skor | Menang | Handicap |
|---|---|---|---|---|
| 00:30 | Bournemouth vs Liverpool | 1–3 | Liverpool | 1 : 0 |
| 21:00 | Brentford vs Nottingham | 2–1 | Brentford | ¼ : 0 |
| 21:00 | Crystal Palace vs Chelsea | 1–2 | Chelsea | ½ : 0 |
| 21:00 | Newcastle Utd vs Aston Villa | 1–2 | Aston Villa | ½ : 0 |
| 23:30 | Arsenal vs Manchester United | 2–1 | Arsenal | ½ : 0 |
Selasa, 27 Januari 2026
| Jam (WIB) | Pertandingan | Skor | Menang | Handicap |
|---|---|---|---|---|
| 03:00 | Everton vs Leeds | 1–1 | DRAW | 0 : 0 |
3) Cara Kami Menyusun Prediksi Skor (Supaya Bukan Asal Tebak)
Biar analisa tidak jatuh jadi “feels doang”, pendekatan prediksi di artikel ini mengikuti kerangka yang umum dipakai dalam preview pertandingan:
A. Struktur Kekuatan: kontrol bola vs transisi
Tim yang suka menguasai bola biasanya menang jika lawan tidak punya outlet counter yang tajam.
Tim yang main transisi cepat sering berbahaya kalau lawan terlalu agresif high line.
B. Kualitas peluang: “siapa yang lebih mudah bikin peluang bersih?”
Bukan soal jumlah tembakan semata, tapi:
apakah peluangnya dari area berbahaya?
apakah lawan dipaksa bertahan menghadap gawang?
apakah tim punya pola set-piece yang bisa jadi gol “gratis”?
C. Faktor game state (gol pertama)
Prediksi skor biasanya mengikuti logika ini:
Jika tim favorit lebih mungkin cetak gol duluan, skor melebar jadi realistis (misal 3–0).
Jika pertandingan cenderung imbang, skor 1–1 atau 2–1 lebih masuk akal.
D. Handicap sebagai “indikasi gap”
Handicap sering dibaca sebagai perkiraan jarak kekuatan di atas kertas:
0 : 0 = cenderung seimbang
¼ atau ½ = keunggulan tipis
1 atau 1½ = favorit kuat
Intinya: prediksi skor adalah hasil gabungan matchup + ritme pertandingan + cara tim mencetak gol—bukan sekadar nama besar.
4) Analisa Mendalam Tiap Pertandingan
West Ham vs Sunderland — Prediksi 2–0 | Menang: Sunderland | Handicap: 1 : 0
Ini tipe laga yang biasanya ditentukan oleh dua hal: seberapa cepat tim home bisa memaksa pertandingan jadi “satu arah”, dan apakah tim tamu punya disiplin blok rendah untuk meredam intensitas awal.
Kunci taktik yang menentukan:
Jika West Ham menekan sejak menit awal, pertandingan bisa berubah jadi “menunggu gol pertama”. Dalam skenario itu, 2–0 sering lahir dari: satu gol open play + satu gol dari bola mati/second ball.
Sunderland akan punya peluang jika mereka bisa membuat West Ham frustrasi (tempo turun), lalu mencuri momen lewat transisi atau kesalahan build-up.
Proses prediksi skor 2–0:
Handicap 1 : 0 menunjukkan gap yang relatif besar; biasanya ini mengarah ke kemenangan dengan margin aman.
Skor 2–0 juga sering muncul ketika tim unggul tidak perlu all-out mengejar gol ketiga—cukup kontrol, rapi, minim risiko.
Apa yang bisa membatalkan skenario 2–0?
Gol cepat dari tim yang tidak diunggulkan.
Kartu merah / penalti awal.
West Ham gagal mengonversi peluang awal sehingga laga jadi “tegang” dan rawan 1–1.
Burnley vs Tottenham — Prediksi 1–2 | Menang: Burnley | Handicap: ½ : 0
Ini laga yang sangat dipengaruhi gaya bermain. Burnley (secara stereotip EPL) sering kuat di duel, bola kedua, dan memaksa lawan tidak nyaman. Tottenham biasanya lebih berbahaya ketika permainan terbuka, bukan saat harus menang duel terus-menerus.
Mengapa skor 1–2 itu masuk akal secara pola pertandingan:
Tottenham bisa unggul dari kualitas finishing/pola serangan di ruang antar lini.
Burnley bisa membalas lewat situasi yang “kotor”: set-piece, crossing, chaos di kotak penalti.
Kenapa laga seperti ini sering meledak di 15 menit terakhir:
Jika Tottenham unggul tipis, Burnley akan mengangkat intensitas dan volume crossing.
Jika Burnley menyamakan, Tottenham bisa kembali berbahaya karena ruang transisi terbuka.
Proses membaca handicap ½ : 0:
Ini biasanya menandakan favorit tipis (seringnya tim besar), tapi tidak benar-benar “aman”.
Prediksi 1–2 mencerminkan kemenangan yang harus “dibayar mahal” dengan fase bertahan di menit akhir.
Fulham vs Brighton — Prediksi 1–1 | Menang: DRAW | Handicap: 0 : 0
Ini definisi pertandingan seimbang—dan tabel handicap 0:0 memang menguatkan itu. Dalam laga seimbang, skor paling logis adalah 1–1 karena:
Dinamika yang sering terjadi:
Kedua tim punya momen dominasi bergantian.
Gol pertama tidak otomatis membuat laga terbuka total; justru sering diikuti fase “jaga-jaga”.
Proses prediksi 1–1:
Dengan handicap 0:0, kita tidak sedang mencari “siapa lebih kuat”, tapi “siapa lebih stabil”.
Skor 1–1 adalah hasil paling umum ketika peluang besar terbagi dan kedua tim relatif rapi.
Kunci pertandingan:
Efektivitas set-piece.
Kesalahan individu di build-up (yang bisa mengubah skor jadi 2–1).
Manchester City vs Wolves — Prediksi 3–0 | Menang: Manchester City | Handicap: 1½ : 0
Ini laga favorit kuat. Handicap 1½ : 0 biasanya menunjukkan: City diprediksi menang minimal dua gol jika game state berjalan normal.
Kenapa 3–0 sering jadi skor “template” laga seperti ini:
City biasanya punya cara untuk memaksa lawan bertahan rendah terlalu lama.
Ketika lawan bertahan rendah, gol pertama membuka kunci; gol kedua datang dari repetisi pola; gol ketiga sering muncul saat lawan mulai mengambil risiko.
Proses mencapai prediksi 3–0:
Probabilitas gol pertama condong ke City (tekanan awal + volume peluang).
Setelah 1–0, Wolves dipaksa keluar, ruang transisi terbuka.
City punya kualitas untuk menghukum ruang itu tanpa harus mengorbankan kontrol.
Apa yang bisa membuat skor tidak sebesar itu?
Wolves bertahan sangat disiplin sehingga City hanya menang 1–0/2–0.
City boros peluang, membuat laga “lama kebuka”.
5) Analisa Minggu, 25 Januari 2026
Bournemouth vs Liverpool — Prediksi 1–3 | Menang: Liverpool | Handicap: 1 : 0
Handicap 1:0 menandakan Liverpool unggul jelas, tapi bukan berarti clean sheet otomatis.
Mengapa 1–3 masuk akal:
Liverpool punya kapasitas mencetak 2–3 gol jika lawan terpancing bermain terbuka.
Bournemouth berpotensi mencuri satu gol, terutama jika Liverpool menjaga tempo dan sedikit turun intensitas setelah unggul.
Proses prediksi:
Liverpool cenderung menciptakan peluang berulang dari pressing dan serangan cepat.
Skor 1–3 sering lahir dari dua gol di fase kontrol + satu gol ketika lawan “pecah” di akhir.
Brentford vs Nottingham — Prediksi 2–1 | Menang: Brentford | Handicap: ¼ : 0
Handicap ¼ : 0 menunjukkan keunggulan tipis tuan rumah. Ini biasanya mengarah ke skor margin satu gol.
Mengapa 2–1:
Brentford menang tipis tapi tetap kebobolan karena laga berjalan dengan duel dan transisi.
Nottingham bisa bertahan cukup baik untuk menjaga skor tetap ketat.
Crystal Palace vs Chelsea — Prediksi 1–2 | Menang: Chelsea | Handicap: ½ : 0
Ini tipe pertandingan yang sering jadi ujian “kedewasaan” tim besar: bisa nggak menang saat tidak bermain sempurna?
Kenapa 1–2 itu realistis:
Chelsea cukup unggul kualitas untuk membuat 2 gol.
Palace sering punya momen berbahaya yang cukup untuk 1 gol (terutama jika Chelsea kehilangan kontrol beberapa menit).
Proses prediksi:
Handicap ½:0 = kemenangan tipis lebih mungkin daripada pesta gol.
1–2 memberi ruang narasi: Chelsea unggul duluan, Palace mengejar, Chelsea mengunci.
Newcastle Utd vs Aston Villa — Prediksi 1–2 | Menang: Aston Villa | Handicap: ½ : 0
Ini salah satu laga paling “taktikal” pekan ini karena dua tim bisa sama-sama nyaman bermain intens dan langsung.
Mengapa Aston Villa diprediksi menang tipis:
Dengan handicap ½:0, Villa diasumsikan punya edge—bisa dari efektivitas serangan, atau kemampuan mengelola momen penting.
Skor 1–2 mencerminkan laga ketat yang kemungkinan ditentukan oleh satu keputusan: finishing, set-piece, atau kesalahan kecil.
Arsenal vs Manchester United — Prediksi 2–1 | Menang: Arsenal | Handicap: ½ : 0 (Big Match)
Ini big match utama di jadwal liga inggris malam ini pekan ini. Di laga besar, prediksi harus membaca tiga lapisan:
(1) Game plan: siapa yang memaksa lawan bermain “tidak nyaman”
Arsenal biasanya ingin dominasi terukur: mengontrol bola, memaksa MU bertahan lebih lama, dan menekan pada momen tertentu.
MU sering berbahaya saat pertandingan “terbuka” dan mereka mendapat ruang untuk menyerang balik.
(2) Momen krusial: gol pertama dan 15 menit setelahnya
Di big match, setelah gol pertama terjadi, fase berikutnya sering lebih penting dari gol itu sendiri:
Jika Arsenal unggul duluan, MU harus lebih agresif → ruang terbuka → Arsenal dapat peluang gol kedua.
Jika MU unggul duluan, Arsenal akan mengejar dengan volume serangan → MU dapat counter.
(3) Skor 2–1 sebagai “hasil paling EPL” untuk big match
Kenapa bukan 3–2 atau 0–0?
Handicap ½:0 menunjukkan Arsenal favorit tipis, jadi “menang tipis” adalah hasil paling konsisten.
2–1 memberi ruang bahwa kedua tim sama-sama punya peluang dan sama-sama bisa mencetak gol.
Proses prediksi 2–1:
Arsenal lebih mungkin punya kontrol ritme (home/unggulan tipis).
MU tetap punya satu gol karena kualitas momen transisi.
Arsenal mengunci dengan gol kedua: bisa dari fase dominasi atau situasi bola mati.
6) Selasa, 27 Januari 2026
Everton vs Leeds — Prediksi 1–1 | Menang: DRAW | Handicap: 0 : 0
Handicap 0:0 berarti pasar memandang ini seimbang. Dalam kondisi seimbang, hasil seri jadi kandidat paling logis.
Kenapa 1–1 paling masuk akal:
Kedua tim biasanya akan punya fase dominasi bergantian.
1–1 sering terjadi saat tim yang unggul lebih dulu tidak cukup klinis untuk membunuh laga, dan lawan punya respons.
Apa yang menentukan apakah ini seri atau 2–1:
Siapa yang lebih efektif di bola mati.
Siapa yang lebih disiplin di menit 70–90 ketika energi turun.
7) Laga Paling Menarik Pekan Ini (Jika Kamu Cuma Punya Waktu Nonton 2–3 Match)
Arsenal vs Manchester United – big match, tensi tinggi, hasilnya sering “menggiring” narasi pekan.
Newcastle vs Aston Villa – potensial jadi laga paling taktis dan paling rapat.
Manchester City vs Wolves – kalau kamu cari pertandingan dominasi + peluang gol banyak.
8) Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Bukan Sekadar Jam Tayang
Yang bikin Premier League selalu hidup bukan cuma nama besar, tapi cara pertandingan berubah hanya karena satu momen kecil: gol pertama, kartu, atau satu set-piece yang rapi. Dengan jadwal liga inggris malam ini yang padat sampai dini hari, kamu bisa pilih: mau drama big match, atau mau laga “ketat” yang sering mengejutkan.
Kalau kamu butuh versi artikel ini untuk dipotong jadi beberapa postingan (per hari pertandingan), itu tinggal di-split per tanggal tanpa mengubah struktur.














