Real Madrid menang 4-3 atas AS Roma di Stadio Olimpico setelah tertinggal 3-1 hingga menit ke-83. Pertandingan Liga Champions ini berubah dalam delapan menit akhir: Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Rudiger membawa Madrid membalikkan keadaan lewat tiga gol yang berakar dari bola-bola Arda Guler.

Skor akhir Roma vs Real Madrid
| AS Roma | 3 |
| Real Madrid | 4 |
| Gol Roma | Marten de Roon, Donyell Malen 2 gol |
| Gol Real Madrid | Kylian Mbappe, Carlos Espi, Endrick, Antonio Rudiger |
| Player of the Match UEFA | Endrick |
Roma membuat Olimpico percaya
Roma memulai laga dengan gol Marten de Roon. Madrid membalas melalui Mbappe pada penampilan ke-100-nya di Liga Champions, tetapi fase awal babak kedua mengubah laga ke arah tuan rumah. Donyell Malen mencetak dua gol dan membuat Roma unggul 3-1.
Ketika papan skor itu bertahan sampai menit ke-83, Roma bukan sekadar sedang memimpin. Mereka sudah menempatkan Madrid pada situasi yang menuntut tiga respons sempurna dalam waktu yang sangat terbatas.
Tiga gol dalam delapan menit
Madrid menemukan jalannya setelah Pierluigi Gollini tidak mampu menahan sundulan Endrick. Carlos Espi menyambar bola lepas untuk memberi harapan. Tak lama kemudian Endrick sendiri menyundul masuk dari sepak pojok, menyamakan kedudukan dan mengubah suasana Olimpico.
Rudiger, mantan pemain Roma, menuntaskan comeback dengan mengarahkan bola masuk dari situasi bola mati lain yang dikirim Arda Guler. Fakta paling penting dari tiga gol akhir itu bukan hanya kecepatannya, tetapi sumbernya: Madrid berulang kali menemukan kualitas umpan Guler pada momen Roma mulai kesulitan membersihkan area sendiri.
Endrick menjadi titik balik
Endrick tidak hanya mencetak gol penyama kedudukan. Sundulannya lebih dulu memicu bola muntah yang dimanfaatkan Espi. Karena pengaruhnya pada dua momen krusial itu, UEFA memilihnya sebagai Player of the Match.
Roma tetap punya alasan melihat banyak hal positif: mereka membuat Madrid tertinggal jauh dan Malen dua kali menemukan ruang untuk mencetak gol. Namun pertandingan elite sering menghukum tim yang tidak bisa menutup fase akhir, terutama ketika lawan memiliki pengirim bola mati berkualitas.
Perbandingan prediksi Portal Indonesia dan hasil asli
| Prediksi pra-laga | Roma 1-2 Real Madrid |
| Hasil asli | Roma 3-4 Real Madrid |
| Evaluasi | Arah pemenang benar, skor dan volume gol terlalu rendah |
Prediksi sebelumnya memilih kemenangan tipis Madrid karena kualitas tamu dan sejarah pertemuan, tetapi tidak memperkirakan Roma akan mencetak tiga gol dan membawa pertandingan ke menit akhir dengan keunggulan dua gol. Prediksi menang Madrid akhirnya benar, namun alasan hasilnya berbeda: bukan kontrol nyaman sejak awal, melainkan kemampuan melakukan comeback lewat bola mati dan respons terhadap tekanan.
Arsip prediksi Roma vs Real Madrid tetap tersedia sebagai pembacaan sebelum kick-off. Artikel ini memisahkan penilaian sebelum pertandingan dari kronik hasil yang benar-benar terjadi.
Apa arti malam di Roma
Madrid menambah tiga poin penting di fase liga, sedangkan Roma harus menerima kekalahan yang terasa berat karena sempat unggul 3-1. Perubahan posisi setelah seluruh matchday dapat dipantau lewat klasemen Liga Champions.
Urutan comeback, pencetak gol, dan pengakuan Player of the Match mengacu pada laporan resmi UEFA.














