Portal Jatim

Wawali Adi Wibowo Hadiri Liga Perkutut Jatim di Tapaan

14
×

Wawali Adi Wibowo Hadiri Liga Perkutut Jatim di Tapaan

Sebarkan artikel ini
Wawali Adi Wibowo Hadiri Liga Perkutut Jatim di Tapaan
Wawali Adi Wibowo didampingi Lurah, Disparpora, Ketua Ormas Alaspati dan panitia, bersama para pemenang

PASURUAN — Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo, menghadiri acara konkurs seni suara alam burung perkutut di Liga Perkutut Jawa Timur putaran kedua yang digelar di lahan Lapas tepatnya Kelurahan Tapaan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Minggu (14/5).

Secara nasional, lomba perkutut atau Kung Mania sendiri diikuti sebanyak 1.053 peserta dari berbagai daerah di Indonesia termasuk dari luar negeri yakni Thailand.

Dalam kesempatan itu, Wawali Adi Wibowo selaku dari pemerintahan siap mendorong adanya kegiatan semacan itu.

“Hari ini kita menyaksikan liga perkutut jawa timur putaran kedua, sebelumnya tahun kemarin juga sudah dilakukan. Memang kita dorong agar ini rutin dilaksanakan, satu sisi ekosistem hobi perkutut di Pasuruan juga cukup lumayan banyak”, kata Mas Adi, panggilan akrabnya.

Menindaklanjuti di liga putaran pertama, Wawali Adi Wibowo juga sangat mengagumi atas apresiasi serta antusias dari para komunitas Kung Mania yang ada.

“Selain hobi tentu ini juga ada nilai ekonomi, dan ini akan menjadi daya tarik tersendiri khususnya bagi para pecinta perkutut”, ujarnya.

Lebih lanjut Wawali berharap, “Kita harap kegiatan seperti ini terus dikembangkan dan pentingnya kolaborasi, sehingga selain bermanfaat bagi pecinta burung juga berdampak pada perekonomian yang ada di sekitar”, tuturnya.

Sementara itu Syaqif Constantin Arsalan sebagai Ketua ormas Alaspati Pasuruan yang turut mendukung dan mempromotori di acara Kung Mania itu menyampaikan.

“Hari ini adalah kegiatan kedua, memang posisi ada di Jawa Timur dan ini event nasional yang total diikuti 1.053 peserta kebetulan juga ada dari Thailand”, terangnya.

Diketahui para peserta ada yang datang dari Kalimantan, Sumatera, Bali, Lombok, Madura, Malang, Jakarta, Surabaya dan lainnya.

“Event ini akan berkelanjutan untuk periode ketiga, karena kita selaku Kota Pasuruan dipercaya komunitas perkutut secara nasional dan memang akan diadakan di Kota Pasuruan terus-menerus”, imbuhnya.

Selanjutnya kedepan Syaqif berharap, “Harapan kita kedepannya, pemerintah mensuport kegiatan ini karena selain kegiatan pariwisata juga menghasilkan dari sisi ekonomi salah satunya penginapan”, harapannya.

Adapun dari pihak penitia penyelenggara Tim Koncer yang diwakili melalui Mahdi menjelaskan, ada 5 jenis kategori yang diperlombakan dalam event perkutut jenis bangkok.

“Yang kita lombakan ada kategori lima macam kelas yaitu senior, junior, piyek bebas, piyek hinging, setengah kerek dan hinging”, kata Mahdi. (Eko/Ghana)