Warga Kuta Blang Sambut Antusias Pasar Murah Disperindag Aceh

Warga Kuta Blang Sambut Antusias Pasar Murah Disperindag Aceh

BIREUEN – Masyarakat dari beberapa desa di kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen menyerbu pasar murah Dinas Perindustrian, Perdagangan (Disperindag) Provinsi Aceh guna membeli barang kebutuhan pokok Minggu, 22 Agustus 2021

Kegiatan ini bekerjasama Perum Bulog Aceh dan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Bireuen, masing-masing di Kecamatan Makmur, Plimbang, Jeumpa dan Kecamatan Kutablang.

Pasar murah Disperindag Aceh menjual lima barang kebutuhan masyarakat dengan harga lebih murah dibandingkan harga jual di pasar, sebab ini sudah disubsidi oleh pemerintah seperti minyak goreng kemasan, beras 10 kg, telur, dan juga tepung terigu kemasan.

Kadisdagperinkop dan UKM Bireuen, Ir H Alie Basyah, MSi melalui Kasie Pengembangan, Perdagangan Dalam Daerah Yus Edani SH mengatakan kepada Wartawan, masyarakat sangat antusias membeli barang kebutuhan di pasar murah ini.

Seperti di Makmur dan Peulimbang, barang disediakan habis, begitu juga hari ini di Kecamatan Kuta Blang sangat antusias warga mengantri mengikuti protokol kesehatan.

“Hasil pasar murah dua hari di Makmur dan Peulimbang, sangat antusias masyarakat membeli lima barang kebutuhan disediakan dan sangat laris manis tidak ada tersisa,” kata Yus Edani Sabtu pagi, 21 Agustus 2021.

Di Kecamatan Jeumpa, juga sangat antusias ibu-ibu antri membeli barang dibutuhkan. “Setiap warga harus ikuti protokol kesehatan, memakai masker dan menjaga jarak,” ujar Yus Edani dan harapan masyarakat pasar murah dapat digelar ke 17 kecamatan.

Adapun barang kebutuhan pokok disediakan setiap kecamatan, yaitu Beras 2.550 kg, Minyak Goreng 1750 kg, Gula Pasir 2250 kg, Telur 7600 butir, Tepung Terigu 500 kg.

Sedangkan harga penjualan :
– Beras 10 kg (Rp85 ribu/sak)
– Telur Ayam (Rp37 ribu/papan)
– Minyak Goreng Kemasan (Rp27 ribu 1 pcs)
– Tepung Terigu (Rp8 ribu 1 pcs)
– Gula (Rp20 ribu/2 kg).

Heriwan salah satu warga mengatakan kepada Wartawan, pasar murah ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini.

Sebab, lanjut dia, ekonomi masyarakat saat ini semakin melemah, dengan adanya subsidi seperti ini, sangat membantu sehingga antusias warga untuk antri membeli barang pokok di pasar murah sangat tinggi.

“Kami harapkan ini terus berlanjut rutin tiga bulan sekali, dimana saat ini warga belum pergi ke sawah karena rata-rata masyarakat kita petani, yang baru siap panen padi,” kata Heriawan.

Reporter: Hendri 

Tinggalkan Balasan

error: