Nasional

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi Aksi Heroik Polda Sumsel yang Selamatkan Bayi Terlantar

11
×

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi Aksi Heroik Polda Sumsel yang Selamatkan Bayi Terlantar

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi Aksi Heroik Polda Sumsel yang Selamatkan Bayi Terlantar
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni apresiasi Polda Sumsel selamatkan bayi terlantar

PALEMBANG — Ipda Arini Yulia bersama suaminya Ipda Hendri Prayudha, banyak mendapat pujian usai pasangan tersebut mengadopsi seorang bayi yang ditelantarkan hingga dikerubungi semut. Menurut laporan, mereka menemukan bayi Razka tergeletak di trotoar depan SPBU Tangga Takat, Jalan Ahmad Yani, Palembang pada Jumat (2/6/23).

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol A. Rachmad Wibowo SIK memberi apresiasi khusus kepada dua perwira suami-istri yang telah memberikan bantuan kepada bayi tersebut. Bahkan Kapolda Sumsel langsung meminta RS Bhayangkara memeriksa kesehatan sang bayi. Menurut hasil pemeriksaan, kondisi bayi dalam keadaan sehat.

Peristiwa ini lantas mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Politikus Nasdem tersebut menilai kepemimpinan Kapolda Sumsel berhasil menjadi contoh baik bagi para jajarannya.

“Saya rasa apa yang dilakukan oleh jajaran Polda Sumsel, baik dua perwira suami-istri tersebut, hingga respons cepat Kapolda, semuanya sungguh luar biasa dan benar-benar mengetuk hati kemanusiaan kita semua. Jujur saya sangat terharu ketika mengetahui berita ini,” ujar Sahroni dalam keterangan (5/6/23).

Lebih spesifik, Sahroni bahkan memberi apresiasi gerak cepat Kapolda Sumsel dalam peristiwa ini. Dirinya menyebut, tanpa adanya atensi pimpinan, peristiwa ini akan sulit mendapat bantuan yang maksimal.

“Atensi khusus dari Kapolda Sumsel benar-benar patut diacungi jempol. Tanpa menunggu lama, Kapolda langsung memberikan perhatian maksimal terhadap sang bayi. Pendekatan professional-humanis ini yang selalu kita butuhkan,” katanya.

Terakhir, Sahroni ingin peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh jajaran kepolisian di daerah. Dirinya ingin, setiap polisi, baik dari pucuk pimpinan hingga anggota, harus memiliki hati nurani untuk menolong rakyat.

“Saya ingin aksi heroik ini disaksikan dan dijadikan pembelajaran bagi seluruh jajaran kepolisian. Dalam kasus atau peristiwa apapun, pastikan kedepankan hati nurani dan ketulusan,” pungkas Sahroni. (Hadi ST)