Portal DIY

Wajib Pajak Panutan di Sleman Diminta Lunasi PBB Paling Lambat 31 Mei 2023

12
×

Wajib Pajak Panutan di Sleman Diminta Lunasi PBB Paling Lambat 31 Mei 2023

Sebarkan artikel ini
Wajib Pajak Panutan di Sleman Diminta Lunasi PBB Paling Lambat 31 Mei 2023
Gedung BKAD Kabupaten Sleman (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN  – Dalam rangka optimalisai penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkortaan (PBB-P2) tahun 2023, Pemkab Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menganjurkan para wajib pajak panutan di Sleman melunasi pajaknya paling lambat 31 Mei mendatang.

Dengan demikian, para wajib pajak umum segera meniru melunasi PBB yang menjadi kewajibanya, tanpa harus menunggu jatuh tempo pelunasan 31 September 2023 mendatang.

“Anjuran pelunasan PBB bagi para wajib pajak panutan untuk melunasi pajaknya sebelum tanggal 31 Mei 2023 tersebut, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Sleman Nomor 05 tahun 2023 tentang pembayaran PBB P2 Panutan tahun 2023, sehingga para wajib pajak panutan di Sleman perlu mentaati anjuran bupati tersebut,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman, Haris Sutarta, SE, MT, Rabu (12/4/2023).

Sedang yang dimaksud wajib pajak Panutan PBB-P2 dalam SE Bupati Sleman tersebut adalah, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sleman, karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pamong Kalurahan se kabupaten Sleman, serta para wajib pajak selektif atau badan usaha yang ada di Sleman.

Wajib Pajak Panutan di Sleman Diminta Lunasi PBB Paling Lambat 31 Mei 2023
Kepala BKAD Kabupaten Sleman, Haris Sutarta, SE, MT (Brd/Portal Indonesia)

“Dengan ketentuan ini, maka orang-orang yang masuk dalam kriteria tersebut dan sampai saat ini belum melunasi pajaknya, diseyogyakan segera melunasi PBB kewajibanya paling lambat 31 Mei mendatang,” tegas Haris.

Sementara itu, Kepala Bidang Penagihan dan Pengembangan BKAD Sleman, Kusniati, SE, MM menuturkan, perolehan PBB-P2 Kabupaten Sleman tahun 2023 ini ditargetkan sebesar Rp78 miliar, yang realisasinya diraih menjadi tiga tahap.

Yakni tahap pertama atau semester pertama dari bulan januari hingga Maret 2023, pemasukanya ditargetkan 10 persen dari target keseluruhan. Tetapi, sampai akhir Maret lalu perolehannya telah mencapai Rp18,5 miliar atau 47,53 persen dari target keseluruhan.

Wajib Pajak Panutan di Sleman Diminta Lunasi PBB Paling Lambat 31 Mei 2023
Kabid Penagihan dan Pengembangan BKAD Sleman, Kusniati, SE, MM

Kusniati menambahkan, kesadaran warga Sleman dalam membayar pajak PBB, dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan. Sebagai gambaran. Pada tahun 2022 lalu, dari 1.212 padukuhan di Sleman, tercatat ada 659 padukuhan yang seluruh warganya melunasi pajaknya. Kemudian dari 86 kalurahan, ada 41 kalurahan yang seluruh warganya melunasi pajaknya dan dari 17 kapanewon yang ada di Sleman, ada 6 kapanewon yang seluruh warganya melunasi pajak kewajibanya.
Kemudian untuk PBB-P2 tahun 2023 ini, sampai 12 April 2023, sudah ada 160 padukuhan dan 10 kalurahan yang seluruh warganya sudah melunasi PBB-P2 kewajibanya. Sedang badan usaha di Sleman yang sudah melunasi PBB nya, tercatat ada 99 badan usaha dengan total pajak yang terkumpul sebanyak Rp 4,7 miliar.

“Dengan data tersebut kami optimis. Sampai jatuh tempo pelunasan PBB-P2 2023, tanggal 31 September mendatang, target tersebut akan terpenuhi, bahkan bisa melebihi target,” kata Kusniati menutup perbincangan.

Kusniati menambahkan, uang setoran pajak dari wajib pajak yang diterima Pemkab Sleman, sebagian besar akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan wilayah. Sehingga semakin banyak dana pajak yang terkumpul, maka semakin maju pula pembangunannya. (Brd)