Portal DIY

Wabup Sleman Minta Warganya Jadi Tuan Rumah yang Baik Bagi Wisatawan

627
×

Wabup Sleman Minta Warganya Jadi Tuan Rumah yang Baik Bagi Wisatawan

Sebarkan artikel ini
Wabup Sleman Minta Warganya Jadi Tuan Rumah yang Baik Bagi Wisatawan
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa (Portal Indonesia/Subardi)

SLEMAN – Pemkab Sleman meyakini selama libur lebaran berbagai obyek wisata di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan dibanjir para wisatawan dari berbagai daerah.

Oleh karena itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa meminta seluruh warga Sleman bisa menjadi tuan rumah yang ramah bagi wisatawan.

Selain itu, Danang juga meminta pada masa libur Idul Fitri 1445 Hijriah ini, warga Sleman harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga suasana aman dan nyaman tetap terjaga, sehingga para wisatawan menjadi betah berlama-lama di Sleman.

“Pada momentum libur lebaran Idul Fitri ini seluruh masyarakat Sleman kami harapkan untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama,serta bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi para wisatawan, sehingga para wisatawan menjadi betah tinggal di Sleman” kata Danang di Sleman, Kamis (11/4/2024).

Danang juga mengajak masyarakat Sleman merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan mengunjungi berbagai objek wisata dan menikmati sajian kuliner khas Sleman.

Sehingga perputaran ekonomi di Sleman menjadi lebih baik yang akhirnya kesejahteraan masyarakat juga meningkat.

Wabup Sleman Minta Warganya Jadi Tuan Rumah yang Baik Bagi Wisatawan
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid (Portal Indonesia/Brd)

“Banyak destinasi wisata di Sleman yang menarik untuk dijadikan tujuan berwisata bersama keluarga. Begitu juga dengan wisata kulinernya. Oleh karena itu, mari kita dukung pemulihan ekonomi sektor pariwisata di Sleman,” katanya.

Sementara itu Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman memperkirakan selama periode libur Lebaran 2024 dari tanggal 5 sampai dengan 15 April 2024 akan ada 300 ribu hingga 450 ribu pergerakan wisatawan di destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Sleman.

“Rerata pembelanjaan wisatawan selama periode libur Lebaran 2024 diperkirakan berkisar antara Rp1.000.000 sampai dengan Rp2.500.000, sehingga kami perkirakan perputaran uang wisatawan mencapai Rp600 miliar hingga Rp2,8 triliun,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid.

Menurut dia, empat komponen belanja seperti akomodasi, makan dan minum, tiket masuk objek wisata dan belanja oleh-oleh dan suvenir diperkirakan menjadi komponen terbesar dalam pembelanjaan wisatawan di Sleman.

“‘Length of Stay’ atau lama tinggal wisatawan di Sleman diperkirakan berada pada kisaran dua hari sampai dengan 2,5 hari dengan tingkat okupansi hotel diperkirakan berada pada kisaran 75 persen hingga 90 persen,” katanya.

Ia mengatakan, pada periode libur Lebaran 2023 pergerakan wisatawan tercatat 302.003 pergerakan wisatawan di destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Sleman. (brd)