KesehatanPortal DIY

Wabup Sleman Kunjungi Aksi Donor Darah Massal di Gereja Pojok Sleman

1451
×

Wabup Sleman Kunjungi Aksi Donor Darah Massal di Gereja Pojok Sleman

Sebarkan artikel ini
Wabup Sleman Kunjungi Aksi Donor Darah Massal di Gereja Pojok Sleman
Kegiatan donor darah massal di Gereja Pojok Sleman (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Pengurus Gereja Santo Yohanes Chrisostomus Stasi Pojok, Paroki Klepu Kabupaten Sleman kembali menggelar aksi donor darah massal di komplek geraja Santo Chrisostomus Pojok, Minggu (7/4/2024). Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Sleman Danang Maharsa untuk memberi semangat bagi para pendonor.

Dalam aksi donor darah di komplek gereja Santo Chrisostomus Pojok ini, dalam aksi donor darah massal ini panitia menyediakan berbagai dorprize yang pembagianya dibagi dalam dua kelompok.

Yaitu semua peserta yang terambil darahnya langsung diberi dorprize berupa berbagai jenis bahan pangan, serta diberi kesempatan mengikuti undian berbagai barang elektronik dari panitia penyelenggara pula.

Aksi Donor darah ini, pendaftarnya sebanyak 75 orang, namun yang memenuhi syarat atau bisa terambil darahnya sebanyak 72 orang. Bahkan pada kesempatan tersebut, Panewu Minggir Djoko Muljanto juga ikut donor darah dan berhasil terambil darahnya.

Menurut Ketua Stasi Pojok, Suryono, selain untuk membantu Palang Merah dalam menyediakan darah yang akan diberikan kepada masyarakat, aksi donor darah ini juga sebagai bentuk kepedulian umat katholik stasi Pojok terhadap sesama.

Karena setiap bulan Ramadhan seperti saat ini ketersediaan darah di PMI Sleman selalu menipis. Karenanya, melalui aksi donor darah ini diharapkan dapat meringankan beban PMI Sleman dalam menyediakan stok darah yang diberikan kepada pasien rumah sakit yang pengobatanya memerlukan darah.

Wabup Sleman Kunjungi Aksi Donor Darah Massal di Gereja Pojok Sleman
Wabup Sleman Danang Maharsa (baju hitam) kunjungi kegiatan aksi donor darah massal di Gereja Pojok Sleman (Brd/Portal Indonesia)

Suryono menambahkan aksi donor darah masal ini dipandang perlu. Sebab, dari berbagi informasi yang diterima, kini pasien di berbagai rumah sakit yang pengobatanya membutuhkan darah, jumlahnya terus meningkat. Sehingga dengan adanya aksi donor darah massal seperti ini, diharapkan bisa membantu PMI Sleman dalam memenuhi permintaan pasien terhadap darah.

Selain itu, aksi donor darah ini, juga dimaksudkan untuk menyehatkan umat. Karena dari berbagai penelitian medis, sering donor darah itu justru menyehatkan badan. Sebab, dengan sering donor, sel-sel darah kotor menjadi berganti, sehingga badan menjadi lebih sehat.

“Dengan berbagai pertimbangan tersebut, secara rutin gereja Pojok menyelenggarakan donor darah tiap tahun dua kali, yaitu tiap bulan September bertepatan peringatan hari jadi gereja santo Chrisostomus pojok serta setiap bulan Ramadhan.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan rasa terimaksihnya kepada umat katolik Gereja Santo Chrisostomus Pojok yang sudah menyelenggarakan aksi donor darah massal ini. Sebab, catatan di PMI Sleman belakangan ini terutama pada bulan Ramadhan, persediaan darah di PMI Sleman sering mengalami kekurangan.

“Mengingat donor darah itu memiliki banyak manfaat baik bagi si pendonor maupun orang sakit yang pengobatanya membutuhkan darah, maka kami mendukung penuh kegiatan donor darah massal yang diselenggarakan oleh umat katholik Stasi Pojok ini” kata Danang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakib Bupati Sleman Danang Maharsa didampingi Panewu Minggir Djoko Muljanto juga mendekati orang yang sedang diambil darahnya, untuk memberi semangat kepada mereka, dengan harapan mereka tetap semangat dalam donor darah dan bahkan mau menjadi pendonor rutin. (Brd)