Wabup Sleman Ajak Masyarakat Segera Ikuti Vaksinasi Booster

Wabup Sleman Ajak Masyarakat Segera Ikuti Vaksinasi Booster
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Danang Maharsa mengajak seluruh warga Sleman untuk segera mengikuti vaksinasi booster guna mencegah naiknya kembali kasus penularan COVID-19.

“Saat ini capaian vaksinasi booster di Sleman masih tergolong rendah, yakni belum mencapai 50 persen. Untuk itu saya mengajak masyarakat yang belum vaksinasi booster segera mengikuti vaksin booster,” katanya di Sleman, Rabu (10/8/2022).

Menurut Danang, masyarakat bisa melakukan vaksinasi booster di puskesmas wilayah masing-masing yang saat ini masih tersedia, atau di rumah sakit yang menjalin kerja sama dengan Pemkab Sleman.
“Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan kegiatan vaksinasi massal yang banyak diselenggarakan oleh sejumlah instansi di Sleman,” katanya.

Untuk lebih memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan vaksin booster, Pemkab Sleman juga akan menggandeng instansi-instansi swasta dan pemerintah untuk menyelenggarakan vaksinasi booster.
“Kami juga mewacanakan untuk lebih mendekatkan pelaksanaan vaksinasi di masyarakat, seperti di tingkat kelurahan atau padukuhan,” katanya.

Wabup Sleman Ajak Masyarakat Segera Ikuti Vaksinasi Booster
Ketua PMI Sleman DR dr Sunartono ketika jalani vaksinasi booster (Brd)

Berdasarkan data dari Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) total Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Sleman per 07 Agustus 2022 mencapai 101.5 persen untuk Dosis pertama 93.9 persen untuk dosis kedua, dan 40.93 persen untuk Dosis ketiga (booster).

Menurut Danang, vaksinasi memang bukan jaminan kebal terhadap COVID-19. Namun vaksinasi terbukti dapat mencegah terjadinya gejala berat bila tubuh terinfeksi virus COVID-19. Selain itu, Vaksinasi juga meningkatkan kekebalan tubuh untuk mencegah risiko terburuk COVID-19. Jadi warga tidak perlu ragu- reagu untuk menjalani vaksninasi booster

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan mengatakan, bahwa hingga 7 Agustus 2022 lalu, kasus aktif COVID-19 di Sleman tercatat sebanyak 222 pasien.

Dari jumlah tersebut, kata Makwan, 47 pasien dirawat di rumah sakit, satu pasien dirawat di selter isolasi terpadu (isoter) dan sebanyak 274 pasien isolasi mandiri (isoman). Sedangkan untuk penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 pada 7 Agustus tercatat ada sebanyak 32 pasien, dengan pasien sembuh sebanyak 35 dan tidak ada pasien meninggal dunia.

“Sementara untuk total kasus sejak COVID-19 yang terjadi di Sleman, hingga 7 Agustus 2022 kemarin, tercatat sebanyak 79.937 kasus, pasien sembuh76.921 orang dan meninggal dunia 2.694 orang,” kata Makwan. (Brd)

error: