Portal Jatim

Wabup Sidoarjo Ajak Masyarakat Saling Memaafkan Sebagai Suatu Kebiasaan Khas Indonesia

11
×

Wabup Sidoarjo Ajak Masyarakat Saling Memaafkan Sebagai Suatu Kebiasaan Khas Indonesia

Sebarkan artikel ini
Wabup Sidoarjo Ajak Masyarakat Saling Memaafkan Sebagai Suatu Kebiasaan Khas Indonesia

SIDOARJO — Wakil Bupati Sidoarjo H.Subandi SH mengajak kepada semua masyarakat untuk selalu melestarikan tradisi halal bihalal sebagai suatu kebiasaan khas indonesia setelah menunaikan ibadah puasa ramadan.

Selain itu Hal itu disampaikan saat sambutan menghadiri Pengajian Umum dan halal bi halal di Masjid Darussalam ranting Nahdlatul Ulama Dusun Wates Desa Kedensari Tanggulangin, Selasa malam (9/5/2023).

Dikatakan Wabup H. Subandi bulan syawal menjadi bulan penuh ampunan. Oleh karenanya dibulan ini dapat dijadikan sebagai ajang meningkatkan silaturahmi antar sesama. Dengan silaturahmi akan melebur semua kesalahan setelah menunaikan ibadah puasa ramadhan.

“Tentunya bapak ibu semuanya dengan momentum yang bagus ini bareng-bareng tingkatkan silaturahmi kulo kale panjenengan,” jelasnya.

Untuk itu dirinya mengajak saling memaafkan satu sama lainnya karena manusia tak luput dari salah dan dosa. Menurutnya adanya budaya halal bi halal sepeti ini menjadi sarana untuk bisa saling memaafkan.

“Atas nama pimpinan daerah wakil bupati Sidoarjo karena ini masih momentum yang luar biasa kita mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tegas Wabup H. Subandi.

Dalam kesempatan itu juga Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi memberikan bantuan kepada puluhan warga prasejahtera di Dusun Wates Desa Kedensari Tanggulangin. Santunan berupa uang talih asih diberikan terhadap 22 anak yatim dan 10 warga yang beruntung mendapatkan hadiah doorprize.

Dalam kesempatan itu pula, Syaiful Bahri Wakil Ketua Rois Syuriah PRNU Wates Kedensari Tanggulangin mengatakan bahwa kegiatan halal bi halal dibulan syawal itu sudah menjadi kegiatan rutinan tahunan di Masjid Darussalam Wates Kedensari Tanggulangin Sidoarjo. Kegiatan itu juga sebagai simbolis dimulainya semua program awal jamiyah-jamiayah antara lain jamiyah istghotsah,tahlil,yasin putra-putri,diba’ putra-putri,manakib dan majelis taklim setelah libur selama bulan puasa ramadhan.

“Halal bi halal ini untuk menyatukan dari pada warga Dusun Wates ini supaya bersatu,supaya melaksanakan kegiatannya dengan baik,melaksanakan penuh dengan semangat yang pada akhirnya nanti akan menampakkan syiar Islam,” ujar Syaiful.

Masih dikatakan Syaiful kegiatan Halal bi halal Masjid Darussalam bekerjasama dengan pengurus ranting Nahdlatul Ulama Wates Kedensari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Tanggulangin.