Musim BRI Super League 2025/26 benar-benar menghadirkan cerita unik di papan klasemen. Update terbaru klasemen liga 1 BRI tiap hari sering berganti karena adanya pertandingan setiap hari dengan persaingan ketat di papan tengah menuju atas klasemen.
Siapa sekarang nomor satu? Sejauh apa tim kesayangan naik atau turun?
Jika kita melihat data resmi Portal Indonesia yang menampilkan update terkini musim 2025/26, gambarannya cukup jelas:
Borneo FC duduk nyaman di posisi pertama dengan catatan 11 kali main, 11 kali menang dan sudah mengumpulkan 33 poin.
Di bawahnya, Persija Jakarta menempel di urutan kedua dengan 26 poin dari 12 laga.
Posisi ketiga dihuni Persib Bandung, yang baru saja menang atas Dewa United dan kini mengoleksi 22 poin dari 10 pertandingan.
Di zona tengah, tim seperti PSIM Yogyakarta, Malut United, Persita, Bhayangkara Presisi Lampung, Persebaya, Arema, PSM, Madura United, Bali United saling sikut memperebutkan tempat aman. Sementara di papan bawah, PSBS Biak, Persis Solo, Persijap Jepara, dan Semen Padang sudah mulai sering melirik ke bawah, khawatir dengan ancaman degradasi – Update terbaru klasemen liga 1.
Berita bola hari ini akan mengulas secara lengkap:
Gambaran klasemen sementara Liga 1 BRI
Analisis performa tiap lapisan: papan atas, papan tengah, dan zona degradasi
Tren taktik dan statistik penting
Prediksi arah persaingan sampai paruh musim
Semua disajikan dengan gaya Portal Indonesia supaya pas buat dibaca suporter, penikmat statistik, sampai pemain fantasi liga – Update terbaru klasemen liga 1.
1. Sekilas Regulasi & Format BRI Super League 2025/26
Sebelum menukik ke klasemen, kita perlu ingat dulu format kompetisi musim ini. Berdasarkan Regulasi BRI Super League 2025/26 yang dirilis PT LIB, kompetisi memakai sistem:Double round-robin:
Setiap tim bertemu dua kali (kandang-tandang).
18 klub peserta, sama seperti musim 2024/25.
Setiap kemenangan bernilai 3 poin, seri 1 poin, kalah 0 poin.
Penentuan peringkat memakai urutan:
Poin
Selisih gol
Jumlah gol
Head-to-head jika diperlukan
Dengan 34 pertandingan per tim, klasemen saat ini baru menggambarkan sekitar sepertiga perjalanan musim. Namun, pola besar di papan atas dan bawah sudah mulai terlihat – Update terbaru klasemen liga 1.
| Pos | Klub | M | Mng | S | K | G | GA | +/− | Poin | Performa |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Borneo Samarinda | 11 | 11 | 24 | 4 | 20 | 33 | M M M M M | ||
| 2 | Persija Jakarta | 12 | 8 | 2 | 2 | 25 | 12 | 13 | 26 | M M M M M |
| 3 | Persib Bandung | 10 | 7 | 1 | 2 | 15 | 6 | 9 | 22 | M M S K M |
| 4 | PSIM Yogyakarta | 12 | 6 | 4 | 2 | 16 | 13 | 3 | 22 | M M M K S |
| 5 | Malut United | 10 | 6 | 2 | 2 | 19 | 7 | 12 | 20 | M M M M K |
| 6 | Persita | 11 | 5 | 3 | 3 | 15 | 12 | 3 | 18 | K S S M M |
| 7 | Bhayangkara Presisi | 12 | 5 | 3 | 4 | 11 | 8 | 3 | 18 | K M S M M |
| 8 | Arema | 12 | 4 | 4 | 4 | 18 | 17 | 1 | 16 | S K S M K |
| 9 | Persebaya Surabaya | 11 | 4 | 3 | 3 | 13 | 11 | 2 | 16 | S S M K S |
| 10 | PSM Makassar | 11 | 3 | 6 | 2 | 15 | 9 | 6 | 15 | M S S M K |
| 11 | Bali United FC | 11 | 3 | 4 | 4 | 15 | 18 | -3 | 13 | K K S M K |
| 12 | Madura United | 12 | 3 | 4 | 5 | 10 | 13 | -3 | 13 | K S M S M |
| 13 | Persik | 12 | 3 | 3 | 6 | 13 | 18 | -5 | 12 | K S S S K |
| 14 | Dewa United FC | 12 | 3 | 1 | 8 | 11 | 22 | -11 | 10 | K K M K K |
| 15 | PSBS Biak Numfor | 12 | 2 | 3 | 7 | 10 | 25 | -15 | 9 | M M S M S |
| 16 | Persijap Jepara | 12 | 2 | 2 | 8 | 11 | 20 | -9 | 8 | K K K S K |
| 17 | Semen Padang | 12 | 2 | 1 | 9 | 8 | 18 | -10 | 7 | M K K S K |
| 18 | Persis Solo | 11 | 1 | 3 | 7 | 11 | 22 | -11 | 6 | S K K S K |
2. Gambaran Umum: Klasemen Liga 1 BRI Terbaru
Menggabungkan data dari Persebaya.id (klasemen resmi klub), Bola.com, dan Detik, berikut snapshot klasemen hingga memasuki pekan ke-11/12:
Top 10 besar sementara:
Borneo FC – 11 main, 11 menang, 0 seri, 0 kalah, selisih gol sekitar +20, 33 poin
Persija Jakarta – 12 main, 8 menang, 2 seri, 2 kalah, 26 poin
Persib Bandung – 10 main, 7 menang, 1 seri, 2 kalah, 22 poin
PSIM Yogyakarta – 12 main, 6 menang, 4 seri, 2 kalah, 22 poin
Malut United FC – 10 main, 6 menang, 2 seri, 2 kalah, 20 poin
Persita – 11 main, 5 menang, 3 seri, 3 kalah, 18 poin
Bhayangkara Presisi Lampung FC – 12 main, 5 menang, 3 seri, 4 kalah, 18 poin
Persebaya Surabaya – 11 main, 4 menang, 4 seri, 3 kalah, 16 poin
Arema FC – 12 main, 4 menang, 4 seri, 4 kalah, 16 poin
PSM Makassar – 11 main, 3 menang, 6 seri, 2 kalah, 15 poin
Di belakangnya, Madura United, Bali United, Persik, Dewa United, lalu barisan tim papan bawah: PSBS Biak, Persijap, Persis, Semen Padang dengan poin satu digit – Update terbaru klasemen liga 1.
Dari angka-angka tersebut, ada beberapa hal menarik:
Borneo FC belum pernah kehilangan poin.
Persija dan Persib menjadi dua tim besar yang paling konsisten mengejar.
Tim pendatang baru atau non-unggulan seperti PSIM dan Malut United justru nyaman di papan atas.
Zona bawah didominasi tim promosi dan tim yang musim lalu juga berjuang di papan bawah.
3. Borneo FC: Berlari Sendiri di Puncak Klasemen
Kalau bicara klasemen liga 1 BRI musim ini, mau tidak mau pembahasan selalu dimulai dari Borneo FC Samarinda. Media nasional menulis bahwa Borneo “masih sempurna di puncak” dengan torehan 9 sampai 11 kemenangan beruntun dan mulai menjauh dari Persija hingga selisih 7 poin – Update terbaru klasemen liga 1.
3.1 Rekor dan Statistik
11 pertandingan – 11 kemenangan
Rata-rata 2+ gol per laga
Kebobolan sangat minim (4–7 gol saja sejauh ini)
Selisih gol sekitar +20, tertinggi di liga
Di banyak musim sebelumnya, rekor seperti ini biasanya dimiliki klub seperti Persib atau Bali United. Musim ini, Borneo FC menjelma menjadi “mesin kemenangan” – Update terbaru klasemen liga 1.
3.2 Kunci Kekuatan Borneo
Konsistensi pelatih & sistem
Manajemen Borneo relatif stabil, memberi ruang buat pelatih mempertahankan pola main high pressing dan transisi cepat.Pemain asing tepat sasaran
Regulasi pemain asing yang longgar di musim 2024/25 dan 2025/26 dimanfaatkan Borneo dengan baik: mereka merekrut pemain asing yang bukan hanya kuat secara individu, tapi cocok dengan ritme liga.Home advantage yang kuat
Bermain di Samarinda dengan dukungan suporter lokal dan kondisi cuaca yang tidak selalu bersahabat bagi tim tamu, Borneo punya modal ekstra.
Dengan modal ini, wajar jika banyak analis mulai menyebut Borneo FC sebagai calon kuat juara regular series—even sebelum musim memasuki paruh kedua – Update terbaru klasemen liga 1.
4. Persija & Persib: Duet Raksasa Mengejar Pesut Etam
Di belakang Borneo FC, ada duel klasik antara dua klub dengan basis fans terbesar: Persija Jakarta dan Persib Bandung – Update terbaru klasemen liga 1.
4.1 Persija Jakarta – Stabil di Jalur Runner-up
Persija sempat tersendat di awal musim, tapi kemenangan 3–1 atas Persik Kediri beberapa hari lalu membuat mereka kokoh di posisi kedua dengan 26 poin – Update terbaru klasemen liga 1.
Sorotan penting:
Lini serang makin hidup, terutama setelah rotasi pemain sayap dan second striker.
Persija cukup seimbang antara kandang dan tandang—bukan cuma jago di Jakarta.
Tantangan utama: memotong selisih poin dari Borneo FC yang sudah mencapai 7 angka atau lebih.
Jika Persija ingin bersaing untuk juara, mereka tidak boleh lagi sering imbang, karena Borneo jarang sekali terpeleset – Update terbaru klasemen liga 1.
4.2 Persib Bandung – Start Lambat, Tapi Mulai Panas
Persib memulai musim dengan beberapa hasil imbang dan kekalahan, namun kemenangan penting 1–0 atas Dewa United di GBLA mengangkat mereka ke posisi ketiga dengan 22 poin – Update terbaru klasemen liga 1.
Beberapa catatan:
Pertahanan Persib mulai menemukan bentuk, meski sempat diganggu kartu merah Beckham Putra yang ramai diberitakan.bola.com+1
Serangan masih mengandalkan kreativitas dari lini tengah dan striker utama; ketika mereka tajam, Persib sangat sulit dihentikan.
Jadwal ke depan termasuk beberapa laga tandang berat yang bisa menentukan apakah Persib bisa menempel Borneo dan Persija atau tidak.
Untuk fans Maung Bandung, posisi ketiga dengan jarak hanya beberapa poin dari runner-up masih sangat realistis untuk mengejar – Update terbaru klasemen liga 1.
5. PSIM & Malut United: Kuda Hitam di Jalur Atas
Dua nama yang tak banyak diprediksi berada di papan atas adalah PSIM Yogyakarta dan Malut United – Update terbaru klasemen liga 1.
5.1 PSIM Yogyakarta – Pendatang Lama yang Akhirnya Nyaman di Liga 1
PSIM, yang beberapa tahun lalu masih berkutat di Liga 2, kini menjadi salah satu kuda hitam BRI Super League. Dengan 6 kemenangan, 4 seri, dan hanya 2 kekalahan dari 12 laga, mereka mengumpulkan 22 poin—setara Persib dalam jumlah pertandingan lebih banyak.
Ciri permainan PSIM:
Organisasi pertahanan rapi, jarang kalah besar.
Serangan tidak terlalu mewah, tapi efisien memanfaatkan bola mati dan transisi – Update terbaru klasemen liga 1.
5.2 Malut United – Tim Promosi yang Bukan Kaleng-Kaleng
Sebagai salah satu tim promosi dari musim 2024/25, Malut United FC mengejutkan banyak pihak dengan duduk di posisi lima klasemen dengan 20 poin dari 10 laga – Update terbaru klasemen liga 1.
Faktor pendorong Malut:
Euforia promosi yang masih terasa; pemain bermain tanpa beban.
Lini depan cukup produktif, sementara pertahanan lumayan solid.
Jika mereka bisa menjaga ritme dan menghindari krisis cedera, Malut United berpotensi mengakhiri musim di zona 6 besar—pencapaian luar biasa untuk tim debutan – Update terbaru klasemen liga 1.

6. Papan Tengah: Pertarungan Ketat untuk Zona Nyaman
Lapisan paling gemuk dalam klasemen liga 1 BRI ada di posisi 6 sampai 13. Di sini berkumpul tim-tim dengan selisih poin tipis:
Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung sama-sama mengoleksi 18 poin.
Persebaya Surabaya dan Arema FC berada di kisaran 16 poin.
PSM Makassar, Madura United, Bali United, Persik Kediri, dan Dewa United menyusul di bawahnya dengan selisih hanya 1–3 poin – Update terbaru klasemen liga 1.
Di zona ini:
Dua kemenangan beruntun bisa mengangkat tim dari posisi 13 ke 6.
Dua kekalahan beruntun bisa menjatuhkan tim dari 7 besar ke 14 besar.
6.1 Persebaya & Arema – Tradisional Powerhouse yang Belum Stabil
Persebaya dan Arema, dua tim dengan sejarah dan basis suporter besar, masih berkutat di papan tengah – Update terbaru klasemen liga 1.
Persebaya: cukup seimbang antara menang, seri, dan kalah (4-4-3).
Arema: 4 kemenangan, 4 seri, 4 kalah—statistik yang mencerminkan inkonsistensi.
Keduanya bisa melesat ke papan atas bila menemukan konsistensi, tapi juga bisa terjun ke papan bawah bila tak hati-hati.
6.2 PSM Makassar & Bali United – Antara Ekspektasi dan Realitas
PSM dan Bali United adalah contoh tim yang beberapa musim terakhir jadi langganan papan atas, namun musim ini masih beradaptasi:
PSM punya terlalu banyak hasil seri; sulit naik karena poin bertambah pelan.
Bali United kebobolan cukup banyak, sehingga sering kehilangan poin di menit akhir – Update terbaru klasemen liga 1.
7. Zona Degradasi: PSBS, Persijap, Persis, Semen Padang
Di dasar klasemen, tekanan mulai terasa:
PSBS Biak dan Persis Solo berada di posisi 16–17 dengan poin sangat tipis (5–6 poin) dan selisih gol buruk.
Semen Padang ada di posisi juru kunci dengan hanya 4 poin dari 10 laga menurut data Antara.
Persijap Jepara juga belum mampu keluar dari bayang-bayang zona merah.
Karakteristik tim di zona ini:
Kebobolan tinggi – Selisih gol minus dua digit.
Mental pertandingan belum stabil – Sering kecolongan di menit akhir.
Adaptasi kompetisi – Beberapa di antaranya adalah tim promosi yang masih menyesuaikan ritme Liga 1.
Bagi mereka, setiap pertandingan ke depan bisa disebut “final kecil”. Satu kemenangan saja dapat mengubah suasana ruang ganti dan mendorong comeback di putaran kedua – Update terbaru klasemen liga 1.
8. Tren Statistik Penting di Klasemen Liga 1 BRI 2025/26
Dari berbagai sumber statistik liga dan live score, ada beberapa tren yang bisa disorot:
8.1 Produktivitas Gol
Borneo FC, Persija, dan Persib adalah tiga tim dengan jumlah gol tertinggi sejauh ini.
PSIM dan Malut punya output gol yang cukup baik, tapi lebih dikenal karena organisasi pertahanan.
8.2 Pertahanan Terkuat
Borneo FC dan Arsenal… eh, maaf—Borneo FC dan beberapa tim papan atas—hanya kebobolan beberapa gol.
Persib juga cukup disiplin di belakang; banyak kemenangan mereka berakhir 1–0 atau 2–0.
8.3 Pola Hasil Imbang
PSM Makassar dan beberapa tim papan tengah lainnya mencatat banyak hasil seri. Ini menunjukkan mereka sulit dikalahkan, tapi juga kesulitan mengkonversi peluang menjadi kemenangan – Update terbaru klasemen liga 1.
9. Prediksi Arah Persaingan Hingga Paruh Musim
Berdasarkan performa dan tren sampai sekarang, kita bisa memproyeksikan beberapa skenario:
9.1 Borneo FC – Kandidat Juara Regular Series
Dengan jarak poin yang mulai melebar, hanya kombinasi cedera parah, krisis kepercayaan diri, dan jadwal super berat yang bisa menjatuhkan Borneo dari puncak. Jika mereka memenangi 3–4 laga berikutnya, gap dengan runner-up bisa tembus dua digit – Update terbaru klasemen liga 1.
9.2 Persija, Persib, PSIM, Malut – Perebutan Zona 2–5
Persija dan Persib lebih difavoritkan karena kedalaman skuad.
PSIM dan Malut akan diuji di putaran kedua ketika kelelahan dan kartu akumulasi mulai menumpuk.
9.3 Papan Tengah – “Lautan” Poin yang Rapat
Tim seperti Persebaya, Arema, PSM, Bali, dan Madura akan terus bergantian posisi.
Target realistis mereka:
Menembus 8 besar agar musim bisa disebut sukses.
Menghindari terjerembab ke papan bawah gara-gara 3–4 hasil buruk beruntun.
9.4 Zona Degradasi – Pertarungan Mental
Untuk PSBS, Persijap, Persis, Semen Padang:
Kunci bukan hanya taktik, tapi manajemen tekanan.
Jika manajemen klub panik, gonta-ganti pelatih bisa memperburuk keadaan.
Sebaliknya, kepercayaan pada proyek jangka menengah bisa membuahkan hasil seperti yang pernah dialami beberapa tim yang sukses lolos dari degradasi di musim-musim sebelumnya – Update terbaru klasemen liga 1.
10. Klasemen Hari Ini Bukan Putusan Final
Klasemen liga 1 BRI per pekan ke-11/12 musim 2025/26 memberi kita gambaran sementara:
Borneo FC berlari sendirian di puncak, belum tersentuh kekalahan.
Persija dan Persib menjadi dua raksasa yang masih punya peluang mengejar.
PSIM dan Malut United membuktikan bahwa status tim promosi atau “underdog” tidak berarti apa-apa di lapangan.
Papan tengah adalah zona abu-abu tempat banyak klub tradisional bertarung untuk martabat dan stabilitas finansial.
Di dasar klasemen, tim-tim promosi dan klub yang kurang siap dipaksa bertarung habis-habisan demi bertahan di kasta tertinggi.
Masih ada banyak pertandingan tersisa, dan di sepak bola Indonesia, kita sudah sering melihat tim yang tampak aman tiba-tiba jatuh, atau tim yang nyaris degradasi justru melesat di putaran kedua – Update terbaru klasemen liga 1.
Untuk saat ini, yang bisa kita katakan adalah:
Borneo FC layak disebut favorit juara, tapi Liga 1 selalu penuh kejutan.














