Ungkit Produk Lokal, Walikota Gus Ipul Resmikan Pasar Ramadan Dilokasi Strategis

Ungkit Produk Lokal, Walikota Gus Ipul Resmikan Pasar Ramadan Dilokasi Strategis
Walikota Gus Ipul bersama Wakil Adi Wibowo dengan didampingi istri masing-masing dan pejabat lain, saat peresmian pasar ramadan di Tamkot

PASURUAN – Kali ini Walikota Pasuruan, Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau yang akrab dipanggil Gus Ipul meresmikan Pasar Ramadan tepatnya di Taman Kota (Tamkot) Pasuruan, Rabu (20/4) sore.

Hal tersebut dilakukan menurut Gus Ipul tidak lain adalah, untuk mengungkit produk lokal guna meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para pelaku usaha dan industri menengah ke bawah.

Acara turut dihadiri oleh Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo, Sekda Rudiyanto, Ketua Umum Kadin Kota Pasuruan Dra Hj Esti Puji Pangestu Lestari, Kepala Disperindag Yanuar Afriansyah, Kepala Dispendikbud Mualif Arif serta para pemangku kepentingan lainnya.

“Kita ingin memotivasi, mendukung, mendampingi para pelaku UMKM kita baik itu kuliner maupun industri kerajinan termasuk industri meubel dan logam yang selama ini jadi andalan Kota Pasuruan”, kata Walikota Gus Ipul, usai meresmikan dan berkeliling ke stand-stand Pasar Ramadan.

Ungkit Produk Lokal, Walikota Gus Ipul Resmikan Pasar Ramadan Dilokasi Strategis
Gus Ipul bersama yang lain, berkeliling sambil melihat produk-produk lokal Kota Pasuruan

Berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat, dalam hal ini pihak Pemerintah Kota Pasuruan sendiri ingin memperhatikan nasib para pelaku UMKM dan IKM agar lebih bangkit pasca pandemi Covid 19.

Bukan hanya itu, Gus Ipul juga mengajak para pelaku usaha untuk mengurus ijin usahanya. Sejatinya hal itu menurut Walikota demi mempermudah terkait pemasaran, terutama untuk produk lokal yang sudah terverifikasi lewat E_Katalog.

“Lebih-lebih ini ada perhatian dari pemerintah, untuk membeli produk lokal yang memang nanti sudah terverivikasi lewat E_Katalog. Maka mulai sekarang ini kita pacu supaya mereka (pelaku usaha) meningkatkan kwalitas dan juga memiliki izin, mudah-mudahan ini membuat masyarakat antusias”, ujar Walikota.

Terhitung kurang lebih ada 20 stand Pasar Ramadan disiapkan oleh Pemkot Pasuruan dilokasi Tamkot, dan itu dianggap sebagai pelengkap atau perwakilan dari setiap pasar ramadan yang saat ini juga ada ditempat strategis lainnya.

Ditempat yang sama, Kepala Disperindag Kota Pasuruan yaitu Yanuar Afriansyah menyebutkan hal itu dilakukan untuk menyemangati masyarakat yakni dalam melakukan aktivitas usaha.

Dikarenakan selama kurang lebih dua tahun ini, kata Yanuar banyak masyarakat terdampak akibat pendemi Covid 19 yang sangat luar biasa sehingga merusak sendi-sendi perekonomian masyarakat.

“Dalam pasar ramadan ini adalah momentum awal untuk menggairahkan semangat, maka dari itu semua masyarakat khususnya pelaku usaha kita rangkul dan apa yang menjadi keluhan kita siap mendukung sesuai dengan misi Walikota menuju Kota Madinah”, ucap Kepala Disperindag Yanuar.

Adapun dari Ketua Umum Kadin Kota Pasuruan juga menyampaikan pesan kepada para pelaku usaha, dimana harus betul-betul bisa menyiasati sekaligus mengikuti perkembangan yang ada.

“Memang selama ini kita dibenturkan dengan pandemi Covid 19 yang banyak memakan korban, baik itu dunia usaha maupun lainnya. Maka dari itu kita harus lebih cerdas, merubah pola, menyiasati serta memanfaatkan era digital melalui media sosial sebagai sarana pemasaran. Disamping itu tentu kwalitas produk juga harus diperhatikan”, pungkas yang akrab dipanggil Bu Hj Esti. (Ek/Gha)

error: