Portal Jatim

Truk Bak Terbuka Angkut belasan Orang Mengalami Laka lantas Tunggal 1 Orang Meninggal, 14 Orang Luka-luka

10
×

Truk Bak Terbuka Angkut belasan Orang Mengalami Laka lantas Tunggal 1 Orang Meninggal, 14 Orang Luka-luka

Sebarkan artikel ini
Truk Bak Terbuka Angkut belasan Orang Mengalami Laka lantas Tunggal 1 Orang Meninggal, 14 Orang Luka-luka
Rombongan truk bak terbuka mengangkut belasan orang mengalami laka lantas tunggal 1 orang tewas 14 orang mengalami luka serius di Desa Renteng Kecamatan Gading.

PROBOLINGGO – Nahas Truk bak terbuka bernopol N 9449 UN yang dikemudikan Junaidi (47), warga Alas Kandang, Besuk, mengalami laka lantas tunggal di Desa Renteng Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo,Minggu (28/5/2023).

Diketahui bahwa truk rombongan tersebut membawa 25 penumpang diantaranya 19 orang dewasa dan 6 anak-anak yang usai bertakziah di Desa Renteng.

Namun, nahas saat berada di jalan turunan dan menikung truk bak terbuka tersebut mengalami laka lantas tunggal hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 14 orang luka serius.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan bahwa, kejadian laka lantas tunggal ini bermula ketika rombongan dari Kraksaan hendak pulang usai bertakziah di Desa Renteng Kecamatan Gading.

Nahasnya, ketika melewati jalanan menurun dan menikung di Desa Duren, Gading, Junaidi yang mengemudikan truk kurang menguasai laju kendaraannya sehingga mengakibatkan truk terguling ke jurang.

“Akibat laka lantas kejadian tersebut seorang meninggal dunia dan 14 orang lainnya mengalami luka-luka,” kata Kapolres Probolinggo.

Saat ini kejadian laka lantas ini masih ditangani Unit Laka Satlantas Polres Probolinggo. Untuk korban yang mengalami luka-luka masih dalam pendataan petugas.

“Korban sedang di data, dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat,” ungkapnya.

Menurut Kapolres Probolinggo bahwa mobil barang tidak diperbolehkan mengangkut penumpang apapun alasannya.

“Secara Undang-undang, mengangkut penumpang dengan mobil barang jelas dilarang. Karena, bisa membahayakan keselamatan baik penumpang itu sendiri maupun orang lain,” tutup Kapolres Probolinggo.