Portal DIY

Tingkatkan Angka Tertib Adminduk, Pemkab Sleman Kembali Gelar Program Sisir Adminduk

1512
×

Tingkatkan Angka Tertib Adminduk, Pemkab Sleman Kembali Gelar Program Sisir Adminduk

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan Angka Tertib Adminduk, Pemkab Sleman Kembali Gelar Program Sisir Adminduk
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo serahkan salah satu Adminduk kepada warga Margomulyo (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Program Sosialisasi Informasi, Rekam Data, dan Pelayanan Administrasi Kependudukan (SISIR ADMINDUK) tahun 2024 kembali digelar, dengan sasaran lokasi di Kantor Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Selasa (16/1/2024). Kegiatan SISIR ADMINDUK ini dihadiri sekaligus dibuka oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Menurut Kustini, program SISIR ADMINDUK yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sleman ini merupakan program pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) dengan sistem “jemput bola”.

Hal ini dimaksudkan untuk mendekatkan dan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan Adminduk.

“Harapannya agar semua masyarakat mempunyai data pribadi, baik akta kelahiran, KTP, KIA, akta nikah, akta kematian, dan lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman, Susmiarto menjelaskan bahwa kegiatan SISIR ADMINDUK tahun 2024 ini akan dilaksanakan di 17 Kalurahan di setiap Kapanewon se-Kabupaten Sleman.

Tingkatkan Angka Tertib Adminduk, Pemkab Sleman Kembali Gelar Program Sisir Adminduk
Warga Margomulyo ikuti sosialisasi program SISIR ADMINDUK (Brd/Portal Indonesia)

Dikatakan pula kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman saja, tetapi juga dilaksanakan secara mandiri oleh pemerintah kalurahan dengan melibatkan Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman sebagai narasumber.

“Yang di kalurahan itu nanti kita evaluasi. Kalau kepemilikan dokumennya tinggi, kinerja aparatnya bagus, sarana prasarananya, inovasinya bagus, pengelolaan arsipnya bagus, nanti akan kita beri penghargaan GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi) Award,” ujarnya.

“Kami selalu mendorong yang di kalurahan. Kalau pengelolannya bagus dan mengurusnya mudah, maka animo masyarakat untuk mengurus juga tinggi, yang akhirnya kepemilikan dokumennya juga tinggi,” imbuhnya.

Program SISIR ADMINDUK yang dilaksanakan sejak tajun 2019 lalu ini, selalu menyasar 17 kalurahan setiap tahunnya. Dengan program SISIR ADMINDUK ini diharapkan tercapai target 100 persen kepemilikan dokumen Adminduk dan terwujudnya Kabupaten Sleman Tertib Adminduk.

“Untuk ketertiban administrasi di Sleman saat ini masih bervariasi. Untuk KTP 99,40 persen. Akta kelahiran di bawah 18 tahun mencapai 98,75 persen. Tapi kalau secara keseluruhan yang memiliki akta kelahiran baru sekitar 61 persen. Sedangkan KIA 80 persen. Prosentase ini akan terus kami tingkatkan,” tegasnya. (Brd)