BeritaNasional

Tim Hukum Anies-Muhaimin Temukan Kecurangan Pra-TPS dalam Pemilu 2024

466
×

Tim Hukum Anies-Muhaimin Temukan Kecurangan Pra-TPS dalam Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Tim Hukum Anies-Muhaimin Temukan Kecurangan Pra-TPS dalam Pemilu 2024
Anies Ungkap Masalah Terbesar soal Pemilu 2024, Ternyata Bukan di TPS, Tetapi © JPNN.COM

JAKARTA – Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengklaim adanya kecurangan besar dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, yang terjadi sebelum proses pemungutan suara.

Klaim ini disampaikan setelah pertemuan dengan Tim Hukum Nasional Anies-Muhaimin (THN AMIN) yang membahas dugaan kecurangan pada pemilu tersebut.Selasa (20/2).

Anies Baswedan menyampaikan, “Dari temuan sementara, kami menemukan bahwa masalah terbesar bukan terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS), melainkan pada kegiatan-kegiatan sebelum proses pemungutan suara (pra-TPS).

” Menurutnya, kegiatan tersebut telah mempengaruhi proses pemilu di TPS sehingga tidak mencerminkan aspirasi rakyat. Anies menyatakan bahwa hal ini merupakan temuan paling mendasar yang ditemukan oleh timnya.

Pasangan calon wakil presiden, Muhaimin Iskandar, juga mengungkapkan bahwa kegiatan pra-TPS telah berdampak pada kualitas hasil pemilu yang seharusnya mencerminkan aspirasi rakyat. Tim Hukum AMIN berencana untuk mengungkapkan detail temuan tersebut di waktu yang akan datang.

Anies Baswedan juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tetap mengawal kecurangan dalam pemilu, tanpa memandang pilihan pada Pilpres 2024. Menurutnya, integritas dan kejujuran merupakan hal yang sangat penting, karena jika kejujuran tidak dijunjung tinggi, hal tersebut dapat menular ke bidang-bidang lain dengan dampak moral yang besar.

Sebelumnya, Ketua THN AMIN, Ari Yusuf Amir, mengatakan bahwa pihaknya sudah memverifikasi bukti-bukti kecurangan dan melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. “Kami menemukan banyak fakta kecurangan yang telah kami verifikasi, dan laporan tersebut sudah kami laporkan ke Bawaslu,” ungkapnya. Ari menegaskan komitmen pihaknya untuk mengawal isu kecurangan ini hingga tuntas, dan telah mengikuti prosedur hukum yang berlaku.