Tim Environma UGM Juarai Kompetisi Inklusi Keuangan OJK RI

  • Bagikan
Tim Environma UGM Juarai Kompetisi Inklusi Keuangan OJK RI
Tim Environma UGM tampil sebagai juara (Ist)

YOGYAKARTA – Tim mahasiswa Pogram Studi Sarjana Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Yogyakarta tampil sebagai juara 1di ajang Kompetisi Inklusi Keuangan (Koinku) 2021 kategori mahasiswa. Kompetisi diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI.

Tim UGM yang menorehkan prestasi terdiri dari Apia Dewi Agustin (Akuntansi 2018), Wulandari (Akuntansi 2018), dan Yadi Suryadi (Akuntansi 2018).

Koinku merupakan kompetisi rutin yang digelar OJK RI sejak 2014, untuk meningkatkan program inklusi keuangan di Indonesia. Melalui KOINKU, peserta diberikan kesempatan menyumbangkan ide kreatif dan inovatif mengenai model inklusi keuangan yang dapat direplikasikan dan bermanfaat bagi sektor jasa keuangan maupun masyarakat umum.

Lomba terbagi menjadi dua kategori, mahasiswa dan umum diikuti 156 peserta. Dalam kategori mahasiswa, pada pengumuman resmi yang disampaikan OJK menyebutkan Tim Environma UGM menjadi juara 1, setelah menyisihkan tim peseta lain yang terdiri dari mahasiswa sarjana maupun pascasarjana dari berbagai universitas di Indonesia.

Menurut Apiah Dewi Agustin, proses seleksi dilakukan sangat ketat. Tim Environma harus mengikuti sejumlah tahapan seleksi sebelum menyabet gelar tersebut.  Dimulai dari pengajuan hingga seleksi proposal, tim UGM ini berhasil terpilih menjadi finalis lima besar terbaik.

Memasuki tahap final, setiap peserta harus mempresentasikan karyanya dalam waktu 10 menit dan dilanjutkan sesi tanya jawab selama 20 menit. “Presentasi dilakukan secara terbuka dan dinilai tim juri yang didatangkan dari berbagai latar belakang berbeda,” tutur Apia Dewi Agustin, Selasa (9/11/2021).

Dalam presentasinya, Tim Environma mencoba menawarkan ide. Dengan menghadirkan inovasi L-Askar (Limbah untuk Asuransi UMKM yang Berdikari) sebagai agregasi, sinergi, dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam mendukung program inklusi keuangan dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Dengan sasaran pelaku UMKM melalui pemanfaatan inovasi teknologi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Berorientasi pada lanskap ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan, L-Askar didesain untuk menjadi penjembatan yang mengintegrasikan kepentingan dan kebutuhan antara pelaku UMKM, pengepul limbah, serta penyedia jasa asuransi di Indonesia,” ujarnya.

Seperti diketahui dalam kompetisi kali ini, tim juri terdiri dari Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK Edwin Nurhadi, Direktur Bisnis dan Pemasaran Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) – SMESCO Wientor Rah Mada, Head Micro Development and Agenk Banking – PT. Bank Mandiri Ibu Asraf Faraznaz, dan National Financial Inclusion Policy and Coordination Expert – Asian Development Bank (ADB) Djauhari Sitorus serta Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia Dewi Meisari Haryanti. (bams)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

error: