Tidak Ada Drainase, Akses Jalan Tergenang Banjir, Begini Kata Warga Musi Banyuasin

Tidak Ada Drainase, Akses Jalan Tergenang Banjir, Begini Kata Warga Musi Banyuasin
Kondisi akses jalan penghubung antar kecamatan di Kampung Jantibun Desa Supat Barat, Kecamatan Supat Barat, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Jumat (16/4/2022). 

MUBA, SUMSEL – Pemandangan hujan deras mengguyur hingga menyebabkan banjir menggenangi akses jalan, masih dijumpai disejumlah titik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumsel. Seperti yang terjadi di jalan raya penghubung antara kecamatan Babat Supat – Kecamatan Keluang, tepatnya di Kampung Jantibun Desa Supat Barat, Jumat (16/4/2022).

Di lokasi, tampak air hujan menggenangi jalan raya kurang lebih 40 – 50 cm. Kondisi aspal disejumlah titik di sepanjang jalan raya tersebut terlihat sudah banyak yang rusak dan berlubang. Hal itu menunjukkan aspalnya tidak akan bisa bertahan lama jika sudah sering kali tergenang banjir.

Selain itu, di lokasi juga tidak terlihat drainase (saluran pembuangan).

Tidak sedikit warga setempat dan pengendara yang melintas di jalan raya tersebut mengeluh dan mengharap perhatian dari pemerintah kabupaten Musi Banyuasin.

Menurut mereka, jika melihat fungsi dan kegunaannya, drainase dapat mengurangi dan membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar lahan atau jalan tersebut bisa berfungsi secara optimal sesuai dengan kegunaannya. Sistem ini juga dapat mengendalikan erosi tanah serta kerusakan pada jalanan dan bangunan yang ada di sekitarnya.

Aspek lain jika di jalan raya tersebut dibangun drainase, dapat mengurangi genangan yang dapat menjadi sarang nyamuk-nyamuk penyebab penyakit. Sehingga kesehatan masyarakat sekitar dapat terjamin.

“Kami berharap agar Pemda Muba dapat menganggarkan pembuatan saluran pembuangan air ke tempat aliran yang semestinya disepanjang jalan jalan raya ini,” kata salah satu warga Desa Supat Barat yang sempat dijumpai wartawan di lokasi. (Aslam)

error: