Portal DIY

Sholawat Kebangsaan di Sleman, Ganjar Idola Orang Muda

14776
×

Sholawat Kebangsaan di Sleman, Ganjar Idola Orang Muda

Sebarkan artikel ini
Sholawat Kebangsaan di Sleman, Ganjar Idola Orang Muda
Sholawat Kebangsaan dihadiri ribuan umat (Ist)

YOGYAKARTA – Sholawat Kebangsaan digelar oleh relawan Ganjar Pranowo di parkir Timur Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (21/9/2023) malam.
Rangkaian gelar Sholawat Kebangsaan menjadi penanda semangat persatuan, kebersamaan dalam kebhinnekaan dan keberagaman yang hadir dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Sopo sing seneng sholawat entuk ganjaran,” ujar Drs H Masyhuri, Ketua Panitia Sholawat Kebangsaan.

Jumlah jamaah pengajian Sholawat Kebangsaan melebihi ekspektasi panitia dari prediksi awal. Sampai tengah malam dan berganti hari ada puluhan ribu jamaah dan lebih dominan usia muda tampak ikut bersholawat dengan duduk tertib, menikmati hiburan musik lalu bersama-sama bermunajat, berdoa kepada Allah SWT atas segala nikmat, rahmat yang ada.

Sholawat Kebangsaan adalah bagian kerja gotong royong relawan cinta sholawat, di awal bulan Rabiul Awal, berharap syafaat kanjeng Nabi Muhammad SAW, wujud rasa syukur kepada Allah SWT. “Kita harapkan orang yang tulus saatnya tampil, mas Ganjar Pranowo memimpin Indonesia,” harap Masyhuri.

Memasuki proses politik menjelang masa kampanye, dalam Pileg dan Pilpres 2024 taklama lagi, bisa disambut dengan kegembiraan dan partisipasi rakyat sepenuhnya.

Ada harapan bangsa Indonesia tetap damai, aman tentram dan ke depan memiliki pemimpin yang mampu membawa persatuan bangsa Indonesia menjadi maju dan adil, makmur dan sejahtera.

Format sholawat kebangsaan sengaja hadirkan sosok figur seperti group musik Aftershine, Gus KH Muhammad Ali Shodiqin atau lebih akrab dikenal Gus Ali Gondrong dengan Mafia Sholawat dan Gus Muwafiq isi tausiyah kebangsaan memang hadirkan harapan kaum muda pemilik masa depan bisa menitipkan harapan kepada sosok cerdas Ganjar Pranowo terpilih memimpin Indonesia di Pilpres 2024.

“Allahumma sholi ala Muhammad,.senang sekali bisa bersama kembali. Aftershine kini tengah keliling tur tematik. Muda Bikin Bangga, tagline tematik kita dapat  dari Pak Ganjar Pranowo, terima kasih pak,” ucap Hasan, vokalis Aftershine.

Bagi Hasan, sosok Ganjar  adalah figur  bapak yang diidolakan kaum muda, seperti kelompok musisi muda Aftershine. Seiring berjalannya waktu semakin bangga karena sebagai warga Sleman mendapatkan undangan khusus bisa dialog bersama kala Ganjar  masih menjabat Gubernur Jawa Tengah.

“Terima kasih, Pak Ganjar Pranowo itu idola bagi yang muda.  Aftershine kini mendapatkan perhatian dikenal publik lebih luas,” tambah vokalis Aftershine itu.

Aftershine, di Sholawat Kebangsaan selain ajak bersholawat bersama juga beri hiburan lagu single mereka seperti Yowes Modaro, Ikhlas dan sejumlah lagu pop dangdut berbahasa Jawa yang akrab di kalangan sobat ambyar.

Secara khusus, dilantunkan juga tembang baru rilis, yaitu lagu untuk Ganjar Pranowo di tengah panggung Sholawat Kebangsaan.

“Kami musisi muda asal Sleman tengah tur tematik dengan tagline Muda Bikin Bangga, tagline yang diberikan oleh Ganjar Pranowo untuk semangat kaum muda berkarya,” kata Hasan.

Suasana semarak Sholawat Kebangsaan pun semakin meriah kala lantunan lirik lagu untuk Ganjar disuarakan.

“Sopo wonge, sopo wonge,” “Ganjar Pranowo”

“Sopo wonge?” “Ganjar Pranowo!” teriak puluhan ribu jamaah Sholawat Kebangsaan.

Lirik lagu Bumilangit Ganjaran dari Aftershine menggambarkan sosok Ganjar  bagi yang muda adalah idola semua kalangan. Sosok pemimpin yang merangkul bersama demi Indonesia lebih sejahtera.

Rekam jejak kerja dan figur Ganjar adalah pemimpin berkarakter cerdas dan terampil, juga luwes dalam berinteraksi dengan beragam kelompok usia.

“Wayahe..wayahe wong tulus tampil.
Rambut putih sing nyata kerjane
Wes wayahe sing tulus tampil,” begitu sang vokalis Aftershine bernyanyi.

Ahmad Maruf Sekretaris Sholawat Kebangsaan menyebutkan rasa gembira, hati yang bahagia dan hadirnya semangat kebersamaan sangatlah penting terus dihadirkan dalam kehidupan keseharian rakyat Indonesia. (bams)