Peristiwa DaerahPortal Jatim

Seorang Muadzin Asal Desa Awar-awar Dilaporkan Hilang Setelah Cari Rumput 

11
×

Seorang Muadzin Asal Desa Awar-awar Dilaporkan Hilang Setelah Cari Rumput 

Sebarkan artikel ini
Seorang Muadzin Asal Desa Awar-awar Dilaporkan Hilang Setelah Cari Rumput 
Petugas dari unsur/pihak terkait dan warga saat berada di lokasi sepeda motor korban ditemukan di area perkebunan tebu Utara Gapura/Tugu perbatasan antara Desa Bantal dengan Desa Awar-Awar, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur

SITUBONDO – Peristiwa orang hilang kembali terjadi di Kabupaten Situbondo. Kali ini, seorang buruh tani dilaporkan hilang, Senin, (15/5/2023) siang.

Informasi dihimpun portal-indonesia.com dari PB Situbondo, bahwa orang yang hilang bernama Pak Sukdin (60), warga Kp. Barat RT 002 RW 006 Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus.

Pihak BPBD Kabupaten Situbondo melalui Koordinator Pusdalops, Puriyono, membenarkan informasi terkait laporan orang hilang tersebut.

“Pihak kami menerima laporan orang hilang itu sekira pukul 11.30 WIB. Tentang ini, Pusdalops BPBD Situbondo juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas Pos SAR Jember,” ungkap Puriyono.

Seorang Muadzin Asal Desa Awar-awar Dilaporkan Hilang Setelah Cari Rumput 
Foto Pak Sukdin, warga Kp. Barat RT 002 RW 006 Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Puriyono menyampaikan keterangan dalam laporan pada PB Situbondo, bahwa orang hilang atas nama Pak Sukdin ini memiliki ciri-ciri tinggi badan sekira 150 cm, rambut pendek ikal, mata merah karena katarak, dan hidung biasa.

Selain itu juga memiliki ciri-ciri khusus, yakni di batok kepalanya ada tanda lahir warna putih.

“Sebelum dinyatakan hilang, korban (Pak Sukdin) mengenakan baju warna biru kombinasi putih, memakai topi hitam, celana training panjang, dan memakai sandal jepit warna biru merk Swallow,” ungkapnya.

Adapun kronologisnya, berawal pada hari Minggu tanggal 14 Mei 2023 sekira pukul 06.30 WIB, Pak Sukdin berangkat sendirian mencari rumput untuk pakan ternaknya.

Selesai mencari rumput, Pak Sukdin pulang dan tiba di rumahnya sekira pukul 08.00 WIB. Lalu Pak Sukdin meletakkan rumput berikut arit (alat yang digunakannya untuk memotong/menyabit rumput) di dekat kandang ternak miliknya.

Namun setelah itu, Pak Sukdin tanpa pamit kepada istrinya, pergi lagi dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motornya.

Hingga waktu Dzuhur, Pak Sukdin belum pulang. Saat itu pihak keluarga berpikir mungkin Pak Sukdin masih di jalan atau mampir ke temannya, sehingga pihak keluarga tidak mencarinya.

Namun setelah ditunggu hingga memasuki waktu sholat Ashar Pak Sukdin yang biasa menjadi Muadzin di Masjid Al Hidayah tak kunjung pulang.

Kemudian setelah melaksanakan Shalat Ashar, pihak keluarga pun langsung mencari keberadaan Pak Sukdin. Dalam melakukan pencarian ini, pihak keluarga dibantu oleh warga sekitar.

Sementara para kerabat dan tetangga yang mengetahui kejadian ini, banyak yang mengunjungi kediaman Pak Sukdin. Mereka memberi dukungan kepada istri Pak Sukdin dan keluarganya sembari menunggu kepastian nasib kakek yang biasa menjadi Muadzin di Masjid Al Hidayah di desa setempat tersebut

Ketika melakukan pencarian, pihak keluarga pada pukul 17.00 WIB bertemu dengan warga sekitar yang sempat bertemu dengan Pak Sukdin.

Warga itu menyampaikan bahwa dirinya berpapasan dengan Pak Sukdin yang berjalan ke arah Selatan. Tapi saat ditanya, Pak Sukdin tidak menjawab dan terlihat seperti orang yang kebingungan.

Sesaat setelah mendapat informasi tersebut, warga bersama pihak keluarga langsung kembali melanjutkan pencarian. Dan betapa terkejutnya mereka saat mengetahui sepeda motor yang digunakan Pak Sukdin terlihat berada di pinggir kebun tebu di perbatasan Desa Awar-awar dan Desa Bantal.

Seorang Muadzin Asal Desa Awar-awar Dilaporkan Hilang Setelah Cari Rumput 

Meski sepeda motor yang digunakan Pak Sukdin ditemukan, tidak demikian dengan sosok pria tua tersebut. Setelah dicari dan ditelusuri disekitaran kebun tebu tidak membuahkan hasil, pihak keluarga dan warga yang ikut membantu pencarian pun memutuskan untuk pulang ke rumah.

Selanjunya sekira pukul 19.00 WIB pihak keluarga dibantu warga pada Minggu malam sekira pukul 19.00 WIB, kembali melanjutkan pencarian. Kali ini pencarian ke Desa Bantal dan sekitarnya.

Sesampainya di Selatan Balai Desa Bantal, pihak keluarga bertemu dengan Pak Mul warga Desa Bantal dan memberitahu bahwa Pak Sukdin berjalan ke arah Kp. Pariopoh atau Kp. Lowa.

Lantaran sudah malam, kemudian pihak keluarga dan warga memutuskan untuk pulang dulu dan akan melanjutkan pencarian esok harinya.

Pada Senin (15/5/2023) pagi, pihak keluarga kembali mencari keberadaan Pak Sukdin. Pencarian pihak keluarga kali ini ke Kp. Lowa dan Kp. Pariopoh. Akan tetapi keberadaan Pak Sukdin masih belum behasil ditemukan dalam pencarian tersebut.

Kemudian pihak keluarga melapor ke Desa Awar-Awar dan Polsek Asembagus dilanjutkan ke unsur/pihak terkait lainnya.

Menerima laporan ada orang hilang, Kapolsek Asembagus beserta jajarannya, anggota Koramil Asembagus, anggota Pusdalops BPBD Situbondo serta anggota Tagana dari Dinsos Kabupaten Situbondo dengan didampingi Kepala Desa Awar-Awar, melakukan koordinasi dan mendatangi kediaman/rumah Pak Sukdin sekira pukul 11.30 WIB.

Setelah itu, petugas bersama unsur/pihak terkait ke lokasi ditemukannya sepeda motor yang digunakan korban (Pak Sukdin) di area perkebunan tebu Utara Gapura/Tugu perbatasan antara Desa Bantal dengan Desa Awar-Awar.

“Hingga Senin (15/5) sore, keberadaan korban (Pak Sukdin) sementara ini masih belum ditemukan,” pungkasnya.

Rencananya, tim gabungan bersama para relawan dan pihak keluarga, akan melanjutkan pencarian korban hilang (Pak Sukdin). (Kim)