Portal DIY

Sejumlah Wilayah di Sleman Kembali Diterpa Angin Kencang

1911
×

Sejumlah Wilayah di Sleman Kembali Diterpa Angin Kencang

Sebarkan artikel ini
Sejumlah Wilayah di Sleman Kembali Diterpa Angin Kencang
Sejumlah relawan mengevakuasi pepohonan yang tumbang menimpa rumah warga dan melintang di jalan raya (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Wilayah Kabupaten Sleman kembali diterpa angin kencang yang mengakibatkan pepohan tumbang menimpa bangunan. Jika 4 Januari 2024 lalu angin kencang terjadi di 8 wilayah kapanewon, angin kencang pada Kamis dan Jumat 18-19 Januari 2024 melanda di 6 wilayah kapanewon.

“Enam wilayah kapanewon di Sleman yg guyur hujan disertai angin kencang pada Kamis sore dan Jumat dinihari adalah wilayah Kapanewon Cangkringan, Minggir, Moyudan, Ngemplak, Pakem dan Kapanewon Sleman,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, Makwan, Jumat (19/1/2024).

Angin kencang yang terjadi di 6 wilayah kapanewon tersebut, mengakibatkan ratusan pohon tumbang. Tumbangnya pepohonan tersebut sebagian diantaranya menimpa bangunan rumah, menimpa kabel listrik dan banyak pula pohon besar yang tumbang melintang di jalan

Warga sekitar dibantu para relawan dari berbagai komunitas beserta petugas BPBD Sleman terus melakukan evakuasi terhadap pepohonan yang tumbang tersebut. Hingga jumat siang tadi, evakuasi terhadap pepohonan yang tumbang menimpa bangunan masih terus berlangsung.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini. Sedag kerugian material, juga belum diketahui pasti, karena masih dalam pendataan. Untuk meringankan beban para korban, Pemkab Sleman langsung memberi bantuan kepada para korban, khusunya bagi korban yang rumahnya rusak tertimpa pohon,” kata Makwan.

Mengingat belakangan ini hujan terus menerus sepanjang waktu, menjadikan tanah permukaan gembur, sehingga daya cengkram akar pohon jadi lemah. Akibatnya, jika ada angin kencang pepohonan yg rindang mudah tumbang.

Untuk itu, Makwan meminta seluruh warga Sleman harus meningkatkan kewaspadaan, dengan memangkas ranting terutama terhadap pohon perindang jalan dan pepohonan yang dekat permukiman. (Brd)