Sejumlah Rumah di Sleman Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Sejumlah Rumah di Sleman Rusak Tertimpa Pohon Tumbang
Para relawan mengevakuasi pepohonan yang tumbang menimpa bangunan rumah. (Foto : Brd / Portal Indonesia)

SLEMAN|Portal-Indonesia.com – Hujan berintensitas sedang dan lebat disertai angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman, D-I-Yogyakarta, Minggu Sore (31/1/2021) , mengakibatkan ratusan pohon tumbang. Bahkan tumbangnya sejumlah pohon tersebut beberapa diantaranya menimpa bangunan rumah hingga rusak berat dan ringan.

Tumbangnya ratusan pohon akibat hujan disertai angin kencang tersebut, terjadi di wilayah Kapanewon Cangkringan, Ngemplak, Pakem dan di wilayah Kapanewon Ngaglik. Bencana alam yang terjadi di empat wilayah tersebuit mengakibatkan ratusan pohon tumbang dan beberapa diantaranya menimpa sejumlah rumah warga hingga rusak berat dan ringan.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Makwan, Rumah yang rusak berat akibat tertimpa pohon tersebut, salah satu diantaranya adalah rumah milik Rambat Sihono warga Padukuhan Murangan, Kalurahan Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak Kabupaten Sleman.
Atas kejadian tersebut, sejumlah komunitas relawan bersama para anggota T-N-I dan Polri langsung kertja bhkati mengevakuasi pepohonan yang tumbang menimpa bangunan rumah serta yang tumbang melintang di jalan.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, dan untuk meringankan beban para korban, Pemkab Sleman akan segera memberi bantuan kepada para korban, khusunya bagi korban yang rumahnya rusak berat,” kata Makwan.

Berdasarkan pendataan BPBD Kabupaten Sleman, dari 17 Kapanewon di Sleman, 8 kapanewon diantaranya rawan terjadi angin kencang. Yaitu, wilayah Kapanewon Cangkringan, Ngemplak, Pakem Ngaglik, Sleman, Tempel, Seyegan dan di wilayah Kapanewon Godean.

Mengenai penyebababya tidak diketahui pasti, namun hampir setiap musim hujuan di wilayah tersebut sering terjadi bencana angin kencang.

Oleh karena itu, Makwan menghimbau kepada seluruh warga kabupaten Sleman, khususnya yang tinggal di 8 wilayah kapanewon teresebut untuk meningkatkan kewaspadaanya. Yakni, pepohonan rindang di sekitar banguna rumah sebaiknya dipangkas dahanya, sehingga bila sewaktu-waktu diterpa angin kencang tidak mudah roboh.

Sedang untuk pepohonan besar dekat bangunan yang dirasa rawan tumbang sebaiknya juga segera ditebang, sehingga membahayakan warga. (Brd)

 

Tinggalkan Balasan

error: