Portal DIY

Sejumlah Obyek Wisata di DIY Dipadati Wisatawan

7
×

Sejumlah Obyek Wisata di DIY Dipadati Wisatawan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah Obyek Wisata di DIY Dipadati Wisatawan
Polisi Airud Polda DIY gencar patroli di obyek wisata Pantai Parangtritis (Brd/Portal Indonesia)

YOGYAKARTA – Sejak Minggu 23 April kemarin, berbagai obyek wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta dibanjiri wisatawan. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polda DIY vokus memberikan pengamanan di berbagai obyek wisata yang dipadati wisatawan tersebut.

Berdasarkan pantauan Posko Operasi Ketupat Progo 2023, ada beberapa obyek wista di DIY yang sejak Minggu kemarin dipadati wisatawan. Diantaranya obyek wisata Pantai Parang Tritis di wilayah Kabupaten Bantul, sepanjang jalan Malioboro kota Yogyakarta, Kebun Binantang Gembiraloka, Candi Prambanan, obyek wiasata Kaliurang serta obyek Tebing Breksi di wilayah Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman.

“Namun dari berbagai obyek wisata yang padat dikunjungi wisatawan tersebut, yang pengunjungnya paling banyak adalah Pantai Parang Tritis yang hari ini jumlah Pengunjungnya mencapai 8.286 orang. Urutan terbanyak kedua adalah Malioboro dengan pengunjung sebanyak 7.220 orang,” kata Kasubbidpenmas Bidhumas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih, S.H., M.Hum, Senin (24/4/2023).

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Kasubbidpenmas Bidhumas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih, sejumlah personel Polda DIY dan jajaran telah dikerahkan untuk melakukan pengamanan objek wisata yang dibanjiri wistawan, dengan target utama menciptakan keamanan, keselamatan dan kenyamanan wisatawan.

Sejumlah Obyek Wisata di DIY Dipadati Wisatawan

“Karena Pantai Parang Tritis merupakan destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan di setiap tahunnya, maka di obyek wisata tersebut telah ditempatkan Pospam selama Operasi Ketupat Progo 2023,” kata Verena.

Ditpolairud Polda DIY dipimpin oleh Dirpolairud Polda DIY Kombes Pol. Pitoyo Agung Yuwono, S.I.K., M.Hum bersinergi dengan stakeholder maritim dan instansi terkait, melakukan upaya pencegahan terjadinya laka laut dengan melakukan pemasangan tanda bahaya karena adanya palung laut yang berbahaya.

Kemudian kegiatan patroli menggunakan ATV UTV, dan patroli jalan kaki sambil memberi himbauan penerangan keliling public address terus dilakukan dengan maksud, para wisatawan tetap waspada, dengan hati-hati ketika beranang, serta menjaga anak-anak serta menjaga barang bawaannya dengan baik.

Menurut Verena pengamanan ini dilakukan di semua objek wisata guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Dengan pengamanan seperti ini, diharapkan para wisatawan bisa menikmati liburan di Yogyakarta dengan aman,nyaman dan berkesan. (Brd)