Satreskrim Polres Pasuruan Cokok Tiga Begal Kambuhan

Satreskrim Polres Pasuruan Cokok Tiga Begal Kambuhan
Ketiga pelaku mengenakan baju tahanan warna orange, saat hendak press release ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor disertai kekerasan atau perampasan di Mapolres Pasuruan.

PASURUAN – Satreskrim Polres Pasuruan, Polda Jatim, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor disertai dengan kekerasan atau perampasan alias begal pada Kamis tanggal 07 April 2022 sekira pukul 17.00 WIB.

Dua dari tiga pelaku begal dihadiahi timah panas di bagian kakinya lantaran melawan dan hendak melarikan diri ketika saat ditangkap anggota Reskrim Polres Pasuruan.

Para pelaku begal ini, masing-masing berinisial SF (30), SL (35), dan RS (35). Ketiganya merupakan warga Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Sedangkan korban berinisial NM (24), warga asal Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

“Pelaku berhasil dibekuk oleh Tim Resmob Timur yang dipimpin oleh Kanit Jatanras Ipda Bambang Sutejo, S.H., setelah mendapat laporan bahwa tersangka sedang berada di rumahnya di Dusun Pangloan, Desa Kemiri, Kecamatan Puspo”, ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo, saat press release ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor disertai dengan kekerasan atau perampasan, bertempat di Mapolres Pasuruan, Selasa (12/4).

Dalam menjalankan aksinya, ketiga pelaku berboncengan dalam satu motor keliling di jalan Raya untuk mencari target.

Ketika berada di jalan Pohdoyong, Dusun Delik, Desa Janjangwulung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, pada tanggal 07 April 2022 sekitar pukul 17.00 WIB, ketiga pelaku melihat targetnya, yakni Honda Beat warna Orange nopol (N 6263 XA) yang dikendarai korban NM.

Kemudian ketiga pelaku menghadang dan merampas sembari mengancam korbannya dengan menggunakan senjata tajam (celurit) dan bom ikan (bondet).

Setelah mendapat ancaman dari ketiga pelaku, akhirnya korban menyerahkan motornya kepada pelaku.

Pelaku setelah itu langsung membawa kendaraan korban dan kabur menuju Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan.

Kemudian oleh tersangka SF, motor hasil curian dijual dan tersangka RS mendapat upah 500 ribu rupiah dari hasil penjualan motor tersebut.

Satreskrim Polres Pasuruan Cokok Tiga Begal Kambuhan
Kasat Reskrim AKP Adhi Putranto Utomo, ketika menanyakan beberapa pertanyaan kepada pelaku saat press release ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor disertai kekerasan atau perampasan di Mapolres Pasuruan.

Namun ketiga pelaku yang merupakan residivis kambuhan dan pernah menjalani dua sampai tiga kali hukuman penjara itu tak bisa berkutik saat ditangkap dan diamankan berikut alat dan barang buktinya oleh Satreskrim Polres Pasuruan.

Adapun alat dan barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian yaitu 1 unit motor Satria, 1 buah senjata tajam jenis clurit, 1 buah jaket warna hitam, dan 1 buah lembar STNK Honda Beat warna Orange dengan nopol N 6263 XA.

“Kini ketiga pelaku beserta barang bukti sudah berhasil diamankan di Mapolres Pasuruan, dan atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.” tutup Kasat Reskrim Polres Pasuruan. (Ek/Gha)

error: