Ribuan Botol Miras di Purbalingga Dimusnahkan

  • Bagikan
Ribuan Botol Miras di Purbalingga Dimusnahkan
Pemusnahan ribuan botol miras dan ratusan liter miras tradisional di Purbalingga, Kamis (23/12/2021)

PURBALINGGA – Ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai mereka, dan ratusan liter minuman keras tradisional dimusnahkan di Jalan Lingkar Alun-alun Purbalingga, Kamis (23/12/2021).

Pemusnahan ribuan botol miras dan minuman tradisional itu merupakan barang bukti hasil sitaan dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYT) Polres Purbalingga dalam kurun waktu dua pekan.

Kapolres Purbalingga AKPB Era Johny Kurniawan menyampaikan, total ada 4664 botol miras. Selain itu sekitar ratusan liter miras tradisional, berupa ciu dan tuak. Barang bukti itu hasil sitaan KRYT, sekitar dua pekan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Untuk botol miras totalnya ada 4664 dari berbagai jenis dan semua dimusnahkan. Selain miras botolan dimusnahkan juga 300 liter tuak dan puluhan liter miras lain jenis Ciu. Pemusnahan dilakukan dengan menggilas miras dalam botol menggunakan kendaraan berat,” kata Kapolres Purbalingga

Ditambahkan Kapolres, selain miras, pihaknya juga melakukan razia petasan dan narkoba dengan maksud menciptakan situasi kamtibmas yang aman saat Natal dan tahun baru

Disampaikannya bahwa kegiatan pemusnahan miras ini merupakan implementasi dari program Kapolri dalam hal pemeliharaan kamtibmas. Salah satunya dengan pemberantasan segala bentuk penyakit masyarakat termasuk salah satunya tentang peredaran miras.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres PurbaIingga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan instansi atas dukungan sehingga secara umum kegiatan Natal dan tahun baru bisa berjalan aman dan lancar. Termasuk kegiatan tahun baru yang akan berlangsung dipastikan tidak boleh ada perayaan.

Kegiatan pemusnahan barang bukti miras dihadiri oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Ketua DPRD PurbaIingga Bambang Irawan dan Forkopimda. Hadir juga Ketua MUI Purbalingga beserta perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

  • Bagikan
error: