Portal Jatim

Rekomendasi Legislatif Ponorogo Atas LKPJ Bupati Tahun 2022

13
×

Rekomendasi Legislatif Ponorogo Atas LKPJ Bupati Tahun 2022

Sebarkan artikel ini
Rekomendasi Legislatif Ponorogo Atas LKPJ Bupati Tahun 2022
Ketua DPRD Ponorogo menyerahkan rekomendasi LKPJ Bupati tahun 2022

PONOROGO – Legislatif mememberikan rekomendasi atas Laporan Keterangan PertanggungJawaban (LKPJ) Bupati Ponorogo tahun 2022.

Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto mengatakan, pihaknya memiliki catatan penting dan menyoroti atas LKPJ Bupati tahun 2022.

“Baik di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata, pemberdayaan desa, pekerjaan umum dan tata ruang hingga lingkungan didup dan keuangan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (16/5/2023).

Ini merupakan bagian dari evaluasi atas pelaksanaan program dan pembangunan yang dilakukan Pemkab Ponorogo.

“Ada catatan yang krusial dari hasil pansus legislatif yang intinya Pemkab Ponorogo diminta serius dalam pengelolaan pendapatan parkir. Karena banyak juru parkir yang saat ini tak mengantongi ijin,” ungkapnya.

Pihaknya bukan dalam konteks melawan, namun menampung aspirasi dari masyarakat. Menyoal masalah sampah yang kian menumpuk di TPA Mrican.

“Karena sampah menumpuk berdampak juga masyarakat. Kita belum berbicara dari sisi kesehatan, namun dalam sisi keindahan dan kenyamanan nya saja,” beber politisi dari partai NasDem Ponorogo tersebut.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap Pemkab Ponorogo dapat memenuhi untuk mengentaskan sampah seperti yang telah dijanjikan.

“Ayo kita tuntaskan (masalah sampah) di tahun 2023 ini dan menjadi skala prioritas. Akan kita dorong untuk menanggulangi sampah. Kalau soal anggaran nanti bisa di ‘back up’ melalui P-APBD 2023,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengatakan, pihaknya tetap berkomiteman dalam mengentaskan permasalahan sampah. Ada program 10 juta pertahun tiap RT.

“Dimana dalam alokasi anggaranya itu Rp 1 juta untuk pengelolaan sampah. Maka tiap RT harus ada biopori, komposting dan memilah sampah. Kalau tidak begitu, beban yang dihilir berat,” jlentrehnya.

Maka komitmen menangani masalah sampah juga akan tetap dilaksanakan di tahun ini. Masyarakat jangan saling menyalahkan.

“Karena jangan salah, sampah yang ada saat ini merupakan akumulasi dari puluhan tahun silam. Mari mengatasi sampah. Karena sampah ini hasil dari kita sama-sama dan harus ikut bertanggung jawab juga,” tandasnya. (Adv)