Sebuah insiden tak biasa mewarnai laga quarterfinal Piala FA 2025/2026 antara Manchester City dan Liverpool di Stadion Etihad. Rayan Cherki, pemain City, menjadi sorotan setelah kedapatan mengenakan jersey Liverpool — tim rival — saat duduk di bangku cadangan.
Peristiwa ini terjadi ketika pertandingan masih menyisakan 20 menit dan Cherki telah ditarik keluar. Dia bertukar jersey dengan Hugo Ekitike, rekan senegaranya di timnas Prancis yang juga striker Liverpool. Momen ini tidak luput dari perhatian kamera televisi — Cherki tampak nyaman mengenakan seragam merah Liverpool tersebut.
Sebuah suara dari luar kamera, kemungkinan dari staf atau rekan setim yang terkejut, membuatnya menyadari kesalahannya. Cherki segera melepas jersey dan mengangkat tangan sebagai isyarat permintaan maaf kepada penonton di sekitarnya. Sementara itu, Ekitike di bangku cadangan Liverpool terlihat tenang mengenakan kaos latihan netral.
Profil Rayan Cherki: Bakat Emas Prancis yang Bernilai Selangit
Mathis Rayan Cherki lahir pada 17 Agustus 2003 di Lyon, Prancis. Pemain berusia 22 tahun ini bermain sebagai gelandang serang atau winger dan dianggap sebagai salah satu prospek terbaik yang pernah dihasilkan akademi Lyon.
Pada September 2024, Cherki memperluas kontraknya bersama Lyon hingga 2027 dan menjalani musim terbaiknya: 11 assist, menjadi pengatur permainan terbaik Ligue 1, dan masuk dalam UNFP Team of the Year. Dia juga meraih gelar perdananya: Ligue 1 Dribbler of the Year.
Kesuksesan Cherki di Lyon membuka jalan bagi langkah besar pada Juni 2025. Manchester City resmi mengumumkan transfernya dengan kontrak lima tahun. Biaya awal transfer 36,5 juta euro ditambah 6 juta euro add-ons dan klausul jual 15% untuk Lyon. Cherki langsung diberi nomor punggung 10 setelah kepindahan Jack Grealish ke Everton.
Di pentas internasional, Cherki membawa Prancis U23 meraih perak di Olympic Games Paris 2024, tampil di tiga laga dan starter melawan Selandia Baru di fase grup. Atas pencapaian ini, dia dianugerahi Knight of the National Order of Merit.
Laga debut senior-nya dimulai pada 5 Juni 2025, ketika dia mencetak gol dan mencatat assist dalam laga Nations League semifinal melawan Spanyol (5-4 kalah). Tiga hari kemudian, Cherki starter perdananya melawan Jerman (2-0 menang).
Mengapa Kasus Jersey Liverpool Ini Menjadi Kontroversi?
Komentator TNT Sports, Darren Fletcher, menyoroti keseriusan insiden ini dalam siaran langsungnya.
“Itu akan menjadi reaksi negatif di banyak pihak,” katanya, menggarisbawahi potensi kemarahan penggemar City yang melihat pemainnya mengenakan seragam rival.
Beberapa faktor membuat insiden ini berakar:
- City vs Liverpool adalah rivalry besar di Liga Inggris — penggemar City tentu tidak terima melihat pemain mereka tampil dengan warna Liverpool.
- Cherki baru bergabung dengan Manchester City — perpindahannya dari Lyon ke Etihad masih hangat. Loyalitas terhadap klub baru masih dalam masa transisi.
- Ekitike yang tenang dengan situasi ini kontras dengan Cherki yang panik — menciptakan kontras yang menjadi viral di media sosial.
Namun, manajemen Manchester City dilaporkan tidak memberikan hukuman atas sikap Cherki. Cherki tampil apik dalam laga tersebut, meski tidak menyumbangkan gol. Guardiola dilaporkan ogah menjadikan situasi ini menjadi isu lebih besar karena nilai strategis Cherki bagi tim.
Rekam jejak Cherki dalam memicu perhatian juga bermain peran. Sebelumnya, di final Carabao Cup melawan Arsenal, Cherki melakukan aksi juggling bola di tengah pertandingan dan kedip-kedipan ke penonton setelah ditegur — dinilai kurang menghormati lawan oleh banyak pihak.
Hasil Pertandingan: Manchester City Libas Liverpool 4-0
Terlepas dari drama di bangku cadangan, Manchester City berhasil menunjukkan dominasi dengan mengalahkan Liverpool 4-0 di Stadion Etihad. Kemenangan telak ini memastikan The Citizens melaju ke semifinal Piala FA.
Erling Haaland tampil sebagai bintang dengan mencatatkan hat-trick, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Antoine Semenyo.
Bagi Liverpool, kekalahan pahit ini mengakhiri perjalanan mereka di Piala FA musim ini. Mohamed Salah bahkan gagal mengonversi peluang penalti. The Reds kini harus fokus mengejar tiket Liga Champions.














