KOTA MALANG – Pencarian anak hanyut Kurt Cobain, seorang bocah laki-laki berusia 4,5 tahun di Jodipan Wetan Gg.03 C RT.08 RW. 06 Kelurahan Jodipan Kecamatan Blimbing yang terjadi di aliran Sungai Brantas terus dilakukan pada hari kedua. Ratusan personel dari Tim SAR, relawan, BPBD, hingga Basarnas terjun langsung dalam upaya penyusuran dan penyelaman pada hari Minggu (24/03/2024).

Dari pantauan portal-indonesia.com di Posko Koordinasi yang didirikan dekat tempat kejadian anak hanyut tersebut, tercatat sudah 35 potensi relawan dan Tim SAR Malang Raya yang bergabung dalam Operasi SAR tersebut.

Menurut Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno, hingga siang hari ini, lebih dari 200 personel telah bergabung dalam pencarian anak hanyut ini.

“Namun, kepala koordinasi operasi ini berada di tangan Basarnas. Kami dari BPBD Kota Malang serta pihak Kecamatan Blimbing dan Kelurahan Jodipan bertugas menyediakan kebutuhan konsumsi bagi personel yang terlibat dalam pencarian anak hanyut ini.”

Peristiwa hanyutnya bocah yang akrab disapa Aro ini terjadi pada Sabtu sekitar pukul 12.00 WIB. Aro berniat mencuci tangan setelah bermain pasir di pinggir DAS Brantas; diduga bocah laki-laki ini terpeleset dan akhirnya terseret hanyut.

Prayitno juga menegaskan bahwa personel yang terlibat dalam operasi pencarian telah diperintahkan untuk juga melakukan pencarian intensif di palung-palung yang banyak dijumpai di Sungai Brantas.

“Pencarian tidak hanya dilakukan di DAS Brantas Kota Malang, namun beberapa personel juga melakukan upaya pencarian di Bendungan Bloboh hingga Sengguruh di Kepanjen, Kabupaten Malang,” pungkasnya. (Junaedi)