Puluhan Warga Desa Kurung ‘Lurug’ Kantor Kecamatan Kejayan, Tuntut Kasun Tegalan Diganti

Puluhan Warga Desa Kurung 'Lurug' Kantor Kecamatan Kejayan, Tuntut Kasun Tegalan Diganti
Perwakilan warga Dusun Tegalan, saat menyampaikan keluhannya ke Camat Basmi

PASURUAN – Puluhan warga asal Desa Kurung melurug ke kantor Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (19/4) sekira pukul 11.00 WIB.

Adapun kedatangan warga itu untuk menemui Camat Kejayan, guna mengadukan Kasun Tegalan, Desa Kurung lantaran dinilai tidak amanah dalam menjalankan tugas pokok fungsinya sebagai pelayan masyarakat.

Selain itu Kasun Tegalan juga dianggap tidak bisa baca tulis, sehingga diyakini oleh warga bahwa desanya kedepan tidak akan bisa mengalami kemajuan dan justru sebaliknya.

“Alasannya karena yang pertama membaca pun tidak bisa, menulis pun tidak bisa, tentu kan tidak bisa membawa amanah desa itu maju dan justru mengalami kemunduran”, kata Hafid, salah satu warga yang ikut dalam giat tersebut.

Hafid juga menuturkan, Kasun Tegalan yang bernama Mukhid diduga lebih memprioritaskan keluarga dibandingkan warga, baik dalam hal layanan sosial maupun lainnya.

“Perilakunya itu kayak mentang-mentang, terus yang diprioritaskan hanya keluarganya saja terkait sosial. Dan harapan kita sebagai warga segera diberhentikan saja lah, supaya masyarakat bisa kondusif dan desa bisa lebih maju kedepannya”, harapannya.

Sementara menanggapi adanya keluhan dari puluhan warga itu, dalam hal ini Basmi selaku Camat Kejayan akan menindaklanjuti dengan cara melakukan musyawarah bersama dengan pihak Kepala Desa Kurung.

“Saya belum tahu permasalahannya dan baru ini, dan terkait itu tentunya saya belum bisa menjawab karena itu kita kembalikan kepada Kepala Desa sesuai dengan azas musyawarah mufakat”, ujar Basmi, dihadapan beberapa awak media.

Sesegera mungkin Basmi juga akan berkoordinasi dengan pihak Polsek dan Koramil setempat, selanjutnya akan mengagendakan rapat bersama jajaran Pemerintahan Desa Kurung.

“Nanti saya minta untuk difasilitasi oleh Kepala Desa, saya sebagai mediatornya ada Bu Kapolsek dan Pak Danramil. Pokoknya nanti kita agendakan lah untuk rapat disana (desa setempat)”, pungkasnya. (Ek/Gha)

error: