Proyek Kedung Putri Bahayakan Anak Sekolah

  • Bagikan
Proyek Kedung Putri Bahayakan Anak Sekolah

PURWOREJO – Proyek pengerjaan Kedung Putri membahayakan siswa sekolah. Pasalnya, jalan yang menghubungkan Desa Trirejo khususnya Dusun Watubelah dan Kelurahan Baledono rusak parah. Akibatnya banyak siswa-siswi dari dusun tersebut yang bersekolah di Kelurahan Baledono harus mandi lumpur akibat terjatuh dan terpeleset karena jalan yang berlumpur.

Salah seorang warga Dusun Watubelah, Miftah Farid, menjelaskan kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak seminggu yang lalu, puncaknya hari ini ia melihat tragedi jatuhnya siswi kelas lima SD hingga mandi lumpur sambil menenteng sepeda miliknya. Miftah mengeluhkan kejadian tersebut tidak hanya sekali terjadi bahkan sudah tercatat lebih dari 5 kali terjadi hal serupa.

“Tadi ada murid SDN di Baledono yang jatuh karena jalannya yang berlumpur dan sudah 5 kali lebih orang-orang terpeleset di daerah itu,” katanya kepada Portal Indonesia, Rabu (22 /12/2021)

Proyek Kedung Putri Bahayakan Anak Sekolah

Lanjutnya, akses yang jalan rusak tersebut merupakan akses utama warga yang akan pergi ke Pasar Baledono maupun ke Pusat Kota. Dengan rusaknya jalan tersebut warga harus memutar 2 kali lipat lebih jauh hingga 4 kilo meter untuk kepasar, kesekolah maupun ke pusat kota.

“Warga mayoritas bersekolah di Baledono dan banyak juga warga yang harus kepasar Baledono harus memutar agar tidak melewati jalan rusak itu, jaraknya cukup jauh kasian anak-anak kalau harus mutar lewat jalan yang tembus ke Sejiwan ,” katanya.

Pihaknya menambahkan akses perekonomian warga dusun juga dalam sepekan terakhir terhambat oleh akses jalan rusak tersebut. Terlihat dilokasi alat berat jenis Bechoe juga turut menambah rusak jalan yang dilaluinya.

“Kita berharap pengerjaan cepat segera diselesaikan dan setelahnya jalan akses tersebut dikembalikan seperti semula agar para anak-anak sekolah tidak terimbas rusaknya jalan,” tandasnya. (Fauzi)

  • Bagikan
error: