Portal Jatim

Proses Tes Hingga Jadwal Pelantikan Calon Perangkat Desa Selomukti Dinilai Janggal 

32
×

Proses Tes Hingga Jadwal Pelantikan Calon Perangkat Desa Selomukti Dinilai Janggal 

Sebarkan artikel ini
Proses Tes Hingga Jadwal Pelantikan Calon Perangkat Desa Selomukti Dinilai Janggal 
Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Perangkat Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Senin (26/6/2023)

SITUBONDO — Sejumlah warga di Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, menilai banyak kejanggalan pada proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa mulai tes hingga jadwal pelantikan calon perangkat desa di desanya.

“Jelas ini banyak kejanggalan mas,” kata salah satu warga sekaligus peserta penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Selomukti yang namanya minta dirahasiakan, Senin, (26/6/2023).

Scroll kebawah untuk lihat konten

Dia mengatakan ada sejumlah indikasi kejanggalan yang paling nampak dirasakan dan terlihat.

Pertama, waktu setelah mengerjakan tes ujian. “Setelah selesai soal pertama jeda waktunya itu 12 menit dan ternyata hampir 1 jam kita menunggu di luar ruangan,” katanya.

Kedua, pemberitahuan hasil nilai tes terjadi beberapa kali dan tidak langsung diumumkan, tapi diserahkan ke rumah masing-masing peserta.

“Penerbitan nilai hasil tes ujian tidak keluar waktu itu juga dan tejadi 2 kali penerbitan. Nilai hasil tes ujian itupun diserahkan ke rumah masing-masing peserta,” ungkapnya.

Lanjutnya, indikasi kejanggalan pada penerbitan pertama tidak mencantumkan nilai hasil tes wawancara. “Tapi kemudian pada penerbitan ke-2, tercantum nilai hasil tes wawancara,” bebernya.

Selain itu, nilai hasil tes peserta tidak diumumkan ke publik melalui proyektor. “Harusnya penyelenggara atau panitia menyiapkan dan menyediakan proyektor agar masyarakat bisa melihat secara langsung nilai hasil ujian seluruh peserta,” imbuhnya.

Indikasi kejanggalan lain dan patut dipertanyakan, yakni jadwal pelantikan calon perangkat desa terpilih dimajukan dari jadwal sebelumnya.

“Yang saya heran lagi, kenapa pelantikan para peserta yang lulus dalam tes tersebut dimajukan, yang harusnya tanggal 4 Juli dan dimajukan sekarang (26 Juni 2023),” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, jumlah peserta penjaringan dan penyaringan perangkat desa di Desa Selomukti sebanyak 20 orang. “Kalau sistem tesnya, yakni tes tulis, tes komputer, dan wawancara,” pungkasnya.

Sementara Camat Mlandingan, Anang menyampaikan, bahwa pihaknya telah diberitahu tentang perubahan jadwal pelantikan calon perangkat Desa Selomukti.

“Jadwal pelantikan yang awalnya tanggal 4 juli dimajukan tanggal 26 Juni,” kata Camat Mlandingan saat sambutan dalam acara pelantikan calon perangkat desa terpilih di kantor Desa Selomukti.

Setelah acara pelantikan calon perangkat Desa Selomukti, portal-indonesia.com mencoba menghubungi Camat Mlandingan melalui telepon WhatsAppnya.

“Perihal proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa Selomukti, silahkan tanya ke panitia”tutupnya.

Terkait indikasi kejanggalan ini, mendapat tanggapan dari Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Selomukti, Edi Mustafa.

Menurutnya, dalam proses seleksi, pasti ada yang lolos dan ada yang tidak lolos. “Yang namanya peserta kalah, wajar mas kalo mencari-cari kesalahan panitia,” imbuhnya.

Edi menegaskan bahwa pihaknya selaku panitia dalam melaksanakan penjaringan dan penyaringan perangkat desa sudah sesuai prosedur yang berlaku.

“Untuk prosedurnya, saya sudah melalui aturan yang ada,” tandasnya.

Namun Edi mengakui penerbitan nilai hasil tes peserta terjadi 2 kali penerbitan, dan itu terjadi karena kesalahan dari tim penilai.

“Penerbitan nilai yang 2 kali, itu kesalahan dari tim penilai,” ujarnya.

Kata Edi, kesalahan itu kali pertama diketahui saat pihaknya melakukan pengecekan tehadap jumlah nilai hasil ujian yang telah diserahkan kepada masing-masing peserta.

“Setelah saya cek, ada kesalahan. Lalu saya perintahkan tim penilai untuk melengkapi dan menerbitkan lagi hasil nilai yang benar. Setelah itu diserahkan kepada seluruh peserta mas,” ungkap Edi Mustofa. (Saiful)