Program Vaksinasi 1000 Anak Usia 6 – 11 Tahun, Wawali Adi Wibowo Apresiasi Bank Jatim dan OJK

Program Vaksinasi 1000 Anak Usia 6 - 11 Tahun, Wawali Adi Wibowo Apresiasi Bank Jatim dan OJK
Foto bersama, Wawali Adi Wibowo beserta jajaran OPD, perwakilan OJK, Pimcab Bank Jatim dan juga pelajar SDN Trajeng 1

PASURUAN – Wakil Walikota (Wawali) Pasuruan, Adi Wibowo bersama perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Dony dan Pimpinan Cabang (Pimcab) Bank Jatim Pasuruan, Deddy Adjie Wijaya, meninjau pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di SDN Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (21/12/2021) pagi.

Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan program Bank Jatim dan OJK, yakni vaksinasi 1000 anak.

Melalui program tersebut, penanganan atau percepatan herd immunity (kekebalan kelompok) diharapkan dapat secepatnya terbentuk dan terpenuhi khususnya di kalangan sekolah tingkat dasar di Kota Pasuruan.

Terhitung dalam beberapa hari ini, sudah ada 800 dari target minimal program vaksinasi 1000 anak siswa dibeberapa sekolah tingkat dasar termasuk di SDN Trajeng 1 telah disuntik vaksin tahap pertama.

Dalam meninjau pelaksanaan vaksinasi di SDN Trajeng, turut hadir Mualif Arif selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Shierly Marlena selaku Kepala Dinas Kesehatan, Camat Panggungrejo dan Wakilnya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Sekolah beserta guru pendidik setempat.

Wawali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan, sesuai dengan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, secara keseluruhan tercatat kurang lebih ada sebanyak 20 ribu siswa usia 6 sampai 11 tahun yang selanjutnya juga akan menjadi target vaksinasi oleh Pemkot Pasuruan.

“Prinsipnya target maksimal kita 20 ribu lebih anak siswa yang usia enam sampai sebelas tahun, akan divaksin semua. Dan ini yang seribu dari Bank Jatim dan OJK adalah target minimal, harapan kita bukan hanya seribu syukur-syukur bisa menambah diatas 20 ribu dan ini yang kita kejar”kata Wakil Walikota Adi Wibowo, dalam pelaksanaan vaksin di SDN Trajeng 1.

Sementara untuk vaksinasi fase umum, di tahap pertama sudah mencapai 94 persen dan di tahap kedua sebesar 73 persen. Sementara vaksinasi untuk warga fase Lanjut Usia (Lansia) sudah mencapai 68 persen.

Program Vaksinasi 1000 Anak Usia 6 - 11 Tahun, Wawali Adi Wibowo Apresiasi Bank Jatim dan OJK
Wawali Adi Wibowo bersama Pimcab Bank Jatim Pasuruan Eddy Adjie, OJK dan lainnya saat meninjau proses vaksinasi.

Atas pencapaian vaksinasi yang melampaui 70 % dari populasi penduduk pada tahap pertama seperti yang ditargetkan oleh Pemerintah Pusat hingga akhir Desember 2021, Wawali Adi Wibowo mengapresiasi semua pihak terutama kepada pihak yang selama ini turut membantu.

“Ini adalah pencapaian yang cukup luar biasa, kita wajib bersyukur kepada Allah SWT atau Tuhan Yang Maha Kuasa dan patut mengapresiasi dari sekian banyak kerja sama yang sudah dilakukan beberapa pihak. Sehingga hari ini Kota Pasuruan bertahan pada level satu dan boleh dikatakan zero Covid-19″ungkapnya.

Namun demikian, Wawali juga tidak bosan-bosan menghimbau dan mengajak masyarakat Kota Pasuruan untuk selalu menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) terlebih di momen pergantian tahun kali ini.

“Kita juga jangan sampai abai, karena ancaman Covid-19 ada disekitar kita. Dan kaitan vaksin fase untuk anak-anak hari ini, berharap agar di tahun 2022 kedepan Covid-19 bisa tertangani dengan baik sehingga anak-anak kita sehat dan bisa belajar tatap muka secara normal”ucap Adi Wibowo.

Kedepan, pihak Pemerintah Kota akan terus bertekad untuk melakukan upaya dan langkah-langkah strategis terutama dalam hal penanganan Covid-19 dengan membangun sinergi dan kolaborasi.

Sebanyak 219 anak pelajar SDN Trajeng 1 itu selain mendapatkan dosis vaksin, juga mendapat bingkisan yang berisi alat tulis, susu kemasan dan buku tabungan dari pihak Bank Jatim secara gratis.

“Kita bersama Pemkot Pasuruan dalam hal ini pembentukan herd immunity untuk adik-adik kita, percepatan dari total dua ribu (2000) itu kita support seribu (1000) dengan memberikan hadiah alat tulis, susu dan buku tabungan”ujar Eddy Adjie Wijaya, selaku Pimcab Bank Jatim Pasuruan.

Dilihat dari beberapa aspek yang ada, untuk wilayah Kelurahan Trajeng sendiri menurutnya masuk dalam kategori kuadran satu untuk selanjutnya perlu perhatian dan support dari semua elemen.

“Kita kedepan akan terus kolaborasi dengan Pemkot dan OJK, untuk memberikan kepada wilayah yang membutuhkan. Dan wilayah Trajeng ini masuk kuadran satu dimana wilayah Kelurahan yang penting dan mendesak untuk di support, berdasarkan indikator ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sosial”tuturnya.

Lebih lanjut Deddy Adjie juga mengajak pihak perusahaan atau Perbankan lain yang ada di Kota Pasuruan, untuk selanjutnya turut serta dalam membantu dan berkolaborasi dengan pihak Pemkot Pasuruan khususnya dalam hal penanganan atau percepatan herd immunity selain dalam bentuk CSR yang ada.

“Kita pararel dan ini sifatnya seremonial untuk memberikan semangat, pertama kepada adik-adik yang mau divaksin, kemudian Nakesnya. Untuk yang lain kita tetap berkoordinasi dengan Dinkes, serta memotivasi pihak lain dari luar. Dari sekian banyak perusahaan Perbankan di Kota Pasuruan ini, Ayo lah….! Kita bersama-sama turut serta dan kolaborasi bersama. Apalagi ini sudah diinisiasi oleh OJK, dan ini salah bentuk kepedulian”pungkasnya. (Eko/Ghana)

error: