Hukum & KriminalPortal DIY

Polresta Sleman Amankan Pemuda Klaten Bawa Senpi Tak Berizin

843
×

Polresta Sleman Amankan Pemuda Klaten Bawa Senpi Tak Berizin

Sebarkan artikel ini
Polresta Sleman Amankan Pemuda Klaten Bawa Senpi Tak Berizin
Tersangka FA diamankan Polresta Sleman (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Diketahui membawa senjata api (Senpi) tanpa izin, seorang lelaki berinisial F.A, (19 ) warga Kabupaten Klaten,  Jawa Tengah ditangkap dan diamankan polisi Polresta Sleman.

Tersangka yang masih berstatus pelajar tersebut kini diamankan di Mapolresta Sleman untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kanit I Satreskrim Polresta Sleman Iptu Iqbal Satya Bimantara, terungkapnya kasus tersebut berawal ketika aparat Polresta Sleman beserta rekannya sedang standby di Pos Polisi Jombor Sleman mendapat informasi dari seorang warga yang menyebutkan ada 2 orang laki-laki naik sepeda motor scoopy membawa senpi melaju ke arah utara.

Mendapat laporan mengenai hal itu, polisi melakukan pengejaran. Setelah sampai di Jalan kabupaten petugas melihat orang yang diduga membawa Senpi. Setelah itu petugas beserta seorang saksi terus menguntitnya.

Sesampainya di sekitar Masjid Suciati jalan Gito-Gati Sleman, petugas Polresta Sleman memberhentikan ke 2 orang yang dicurigai tersebut.

Namun kedua orang itu tidak mau berhenti, dan justru memutar balikkan laju kendaraannya, tetapi terjatuh. Setelah itu, petugas Polresta Sleman mendatangi orang yang jatuh tersebut dan melakukan pemeriksaan.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas tidak menemukan senjata api yang dimaksud oleh pelapor. Sebab, sebelum jatuh senjata api tersebut telah dibuang untuk menghilangkan jejak.

Polresta Sleman Amankan Pemuda Klaten Bawa Senpi Tak Berizin

Tidak kurang akal, polisi berinisiatif melakukan pencarian sanjata yang diduga dilempar diatap rumah warga oleh pelaku untuk menghilangkan jejak. Setelah dicari beberapa saat polisi menemukan senpi milik tersangka di atap rumah salah satu warga.

Menurut keterangan pelaku, dirinya membawa senpi dengan cara mengambil milik omnya berinisial FND dengan tanpa ijin pemiliknya. Tersangka FA nekat mengambil senpi milik om-nya karena ditantang berkelahi oleh kekasih mantan pacarnya berinisial W.

Kemudian pada saat akan mencari tempat berkelahi, W naik sepeda motor dan pelaku mengikuti dari belakang namun secara tiba-tiba W berhenti di Pos Polisi Lalu lintas Jombor.

Mengetahui hal itu, pelaku dan temannya ngebut yang kemudian dikejar oleh petugas kepolisian hingga akhirnya tertangkap.

Motif pelaku membawa senpi, karena akan berkelahi dengan seseorang. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kini tersangka FA beserta barang bukti berupa sepucuk Senjata Api Jenis Airgun Type M9A1 warna hitam beserta 2 butir amunisi gotri diamankan di Mapolresta Sleman.

Atas perbuatanya, tersangka dipersalahkan melanggar Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara 20 Tahun. (Brd)