Portal Jateng

Polres Wonosobo Bekuk 4 Penjual Bubuk Petasan

223
×

Polres Wonosobo Bekuk 4 Penjual Bubuk Petasan

Sebarkan artikel ini
Polres Wonosobo Bekuk 4 Penjual Bubuk Petasan
Empat pengedar obat petasan diamankan Polres Wonosobo (Dok)

WONOSOBO – Sebanyak 40 kilogram bubuk obat petasan dari empat orang pengedar berhasil diamankan Polres Wonosobo

Keempat pelaku tersebut berinisial HB (30) warga Desa Dempel,  Kecamatan Kalibawang, AM (22) Desa Kalikarung, Kalibawang, serta dua orang pelaku lain masing-masing berinisial GA dan AR dari Kecamatan Ambal,Kabupaten Kebumen.

Kapolres Wonosobo AKBP Donny Lumbantoruan melalui Kasat Reskrim AKP Kuseni menjelaskan awalnya pada hari Senin tanggal 18 Maret 2024 sekira pukul 22.00 WIB di Desa Reco Kertek, petugas yang menyamar sebagai pembeli obat petasan.

Petugas memesan obat petasan seberat 7,5 kg kepada AM dengan harga kesepakatan yaitu Rp 300 ribu per kg.

“Setelah itu Petugas dan AM sepakat untuk melakukan transaksi secara COD (cash on delivery) salah satu tempat, kemudia saat AHMAD AM dan HB tiba di tempat yang dijanjikan maka Petugas segera mengamankan kedua pelaku beserta Obat petasan seberat 7,5 (tujuh setengah) kg dan Sumbu petasan sebanyak 17 (tujuh belas) lembar yang dibawa oleh kedua pelaku,” beber Kuseni saat menggelar jumpa pers di Mapolres Wonosobo, Rabu, 27 Maret 2024.

Selanjutnya petugas membawa kedua pelaku berikut barang bukti kejahatan dibawanya ke Kantor Polsek Kertek guna penyelidikan lebih lanjut.

Setelah dilakukan interogasi terhadap kedua tersangka diatas, didapatkan informasi jika tersangka HB masih memiliki obat petasan sebanyak 1,5 kg dirumahnya sehingga petugas langsung menggeledah rumah milik tersangka dan benar menemukan barang bukti.

“Dari hasil penyidikan didapatkan informasi bahwa obat petasan didapatkan tersangka HB dari tersangka GA yang beralamat di Desa Peneket Ambal Kebumen, sehingga Penyidik Unit Reskrim Polsek Kertek langsung mengamankan tersangka GA dan dari tangan tersangka didapatkan obat petasan sebanyak 6 kg,” terangnya lebih lanjut.

Selanjutnya diketahui jika tersangka
GA mendapatkan obat petasan dari AR warga Desa Sidoluhur Ambal Kebumen.

“Dikarenakan AR (DPO) melarikan diri pada saat akan ditangkap dan rumah miliknya dalam keadaan kosong, maka penyidik melakukan tindakan hukum berupa penggeledahan rumah terhadap rumah berhasil menemukan barang bukti berupa 25 Kg bahan peledak atau obat petasan,” katanya.

Kuseni menyebut, dari hasil penangkapan polisi berhasil menyita barang bukti diantaranya berupa 40 Kg bahan peledak atau obat petasan, 717 lembar kertas yang diduga adalah sumbu petasan. Serbuk alumunium powder seberat 10 Kg. Serbuk belerang seberat 8 Kg. 20 renteng petasan dengan panjang, 3 unit HP dan 1 buah sepeda motor milik pelaku.

Atas perbuatannya, keempat pelaku terancam Pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjar setinggi-tingginya dua puluh tahun. (gil)