Portal Jatim

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan

10
×

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan

Sebarkan artikel ini
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan
Press release ungkap kasus pembunuhan di mapolresta Sidoarjo

SIDOARJO – Penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia terjadi di desa Wedi Kecamatan Gedangan. kamis (30/03/2023) lalu.

Sementara itu Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro dalam Press release Jumat (14/04/2023 ) di Mapolresta Sidoarjo mengatakan ” Polsek Gedangan menerima informasi ada seorang laki-laki dikeroyok massa di desa Blijon Wedi kecamatan Gedangan, yang selanjutnya petugas Satreskrim Polresta Sidoarjo Berhasil Ungkap Pengeroyokan Hingga Tewas” tandasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten

“Diketahui YP (25 tahun), laki-laki, asal Gedangan yang berdomisili di Wilayah Malang diketahui meninggal, saat menjalani perawatan medis di RSUD Sidoarjo” ungkapnya.

Dari hasil otopsi, RSUD Sidoarjo pada pemeriksaan korban, ditemukan patah tulang tertutup area kening sampai mata sebelah kanan, luka memar dimata kanan bagian bawah, luka memar dagu kanan dan memar leher bawah yang diakibatkan oleh kekerasan benda tumpul, jelas Kusumo.

Dari kejadian tersebut, Satreskrim Polresta Sidoarjo mendapat laporan dan langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan para saksi yang didapatkan keterangan bahwa adanya keterlibatan tiga orang pelaku pengeroyokan terhadap korban.

Sementara itu ketiga pelaku pengeroyokan antara lain, berinisial FAR alias F (27 tahun), DFR alias D (27 tahun) dan MFA (25 tahun), dimana ketiga pelaku merupakan warga dusun Blijo Desa Wedi yang akhirnya bisa diamankan petugas, Jum’at (31/3/2023) di rumahnya masing-masing.

Sedangkan motif ketiga pelaku terhadap korban, karena merasa mencurigakan dari sikap korban yang berulang kali ingin meminjam motor orang lain di warung, dan sempat terjadi adu mulut dan perkelahian, sehingga membuat pelaku marah dan berteriak “maling” dan selanjutnya memicu pelaku lain terpancing dan ikut melakukan kekerasan kepada korban ” jelas kusumo.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya ketiga pelaku di jerat dengan pasal 170 ayat (2) KUHP dan pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 12 tahun.