Portal Jatim

Polemik pungutan Sekolah , Komisi D DPRD Sidoarjo Gelar Hearing

64
×

Polemik pungutan Sekolah , Komisi D DPRD Sidoarjo Gelar Hearing

Sebarkan artikel ini
Polemik pungutan Sekolah , Komisi D DPRD Sidoarjo Gelar Hearing
Hearing gelar pendapat Komisi D dengan Wali murid, Kepala Sekolah dan komite Sekolah

SIDOARJO — SDN Cemeng Kalang, Kecamatan Sidoarjo Kota. Kabupaten Sidoarjo dalam beberapa bulan terakhir ini menjadi pembicaraan para wali murid.

Masalahnya Kepala Sekolah dan komitenya tidak sinkron dengan wali murid, khususnya dengan wali murid kelas 1, 2 dan 3.

Masalah tersebut dipicu karena adanya rencana kegiatan ODL (Outdoor Learning) yang akan diselenggarakan di kota Malang Jatim dengan biaya yang sangat tinggi kurang lebih dari Rp. 3.30.000,- pers siswanya.

Disamping ODL juga ada praktek jual beli buku LKS yang dinilai ada unsur paksaan, serta penarikan dana iuran bagi semua wali murid, dengan dahli kegiatan operasi dan rehabilitasi gedung sekolah, hal tersebut sangat memberatkan bagi wali murid.

Perselisian antara wali murid dengan pihak Komite serta Kepala sekolah SDN Cemeng Kalang Kec Sidoarjo Kota terkait penolakan berbagai macam program kegiatan ekstra sekolah oleh Komite dan Kepala Sekolah berakhir dengan kesepakatan damai.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah Ketua Komite Dadang Hadi serta Kepala sekolah Drs. K Anwar mengabulkan sedikitnya 3 dari 5 point tuntutan keberatan yang dikeluhkan oleh wali murid.

Dalam tuntutan tersebut diantaranya, 1.Pembatalan rencana kegiatan ODL (Outdoor Learning) bagi siswa kelas 1, 2 dan 3. Praktek jual beli buku LKS yang dinilai ada unsur paksaan, Serta kebijakan penarikan dana iuran bagi semua wali siswa dengan dalih kegiatan operasi dan rehabilitasi gedung sekolah.

Kesepakatan pemenuhan sebagian point 2 tuntutan wali murid tersebut dicapai setelah Komisi D DPRD Sidoarjo memanggil pihak- pihak yang bertikai dalam hearing (dengar pendapat) di ruang sidang utama Gedung DPRD Kamis, (22/2/2024).

Meski sempat terjadi selisi pendapat terkait polemik kebijakan komite dan sekolah yang dinilai memberatkan pihak wali murid, acara Hearing yang dipimpin Ketua Komisi D Abdillah Nasih dan Sekretaris Komisi D Bangun Winarso, serta Wakil Ketua Komisi, Hj. Kasipah itu, juga dihadiri oleh Ketua Komite Dadang Hadi, Kepala SDN Cemeng Kalang Drs. K Anwar serta beberapa perwakilan dari wali murid serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Sidoarjo.

Kepala SDN Cemeng Kalang Anwar dalam kesempatan berbicara menjelaskan bahwa semua semua program tersebut adalah murni dari hasil kesepakatan pembicaraan antara wali murid dengan Ketua Komite.

Namun apa bila pada perkembangannya program tersebut masih terjadi silang pendapat ia menyerahkan kembali masalah tersebut ke pihak komite dan wali murid.

“Saya selaku Kepala sekolah siap kapan saja untuk berdialog kembali bila memang masih diperlukan, jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Komite Sekolah Dadang Hadi,
“Prinsipnya tidak satupun point2 kegiatan yang sudah ditetapkan oleh komite tanpa persetujuan dan kesepakatan dengan wali murd. Ini hanya persoalan miss komunikasi saja, tuturnya.

Sementara semua anggota Komisi D DPRD yang sekaligus memediatori hearing tersebut menganggap perselisihan antara komite dan wali murid selesai.

“Ya dengan dipenuhinya semua tuntutan saya anggap point 2 masalah sebagimana yg dituntut dalam petisi bersama wali murid sudah selesai.

Selanjutnya masalah 2 yang berhubungan dengan kebijakan sekolah bisa diselesaikan secara internal saja. Jangan di forum ini.Ya bila ada masalah bisa didialogkan dulu dengan Dinas Pendidikan. Kalo bisa jangan langsung bikin petisi-petisi dan dibuka keluar nanti malah melebar persoalannya, pungkas Abdillah Nasih Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo.