Polda DIY Ungkap 2 Kasus Penyalahgunaan Angkutan dan Niaga BBM Bersubsidi

Polda DIY Ungkap 2 Kasus Penyalahgunaan Angkutan dan Niaga BBM Bersubsidi
Tersangka AD dan TY bersama pejabat Polda DIY (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Selama bulan April 2022 ini aparat Direktorat Reserse Kriminal khusus (Direskrimsus) Polda DIY berhasil mengungkap 2 kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Dari dua kasus tersebut polisi juga mengamankan dua tersangka dan sejumlah barang bukti.

“Pengungkapan pertama terjadi di Padukuhan Karakan, Kalurahan Sidomoyo, Kapanewon Godean Kabupaten Sleman dengan tersangka AD (39). Sedang pengungkapan kasus kedua terjadi di Padukuhan Selonoyo, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman dengan tersangka TY (44),” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol. Yulianto,S.I.K.,M.Sc., didampingi Dir Reskrimsus Polda DIY, Kombes Pol Roberto Gomgom Manorang Pasaribu,S.I.K, M.Si.

Modus Operandi yang dilakukan kedua tersangka hampir sama. Yaitu tersagka AD membeli BBM bersubsidi jenis Bio Solar dan pertalite dari SPBU menggunakan mobil Suzuki Carry. Kemudian BBM tersebut dipindahkan kedalam Jerigen.

Sedang modus operandi yang dilakukan oleh tersangka TY, yakni tersangka membeli BBM bersubsidi jenis Bio Solar dari SPBU dengan mobil Izuzu Panther yang telah dimodifikasi bagian tangkinya dengan menanam pompa aquarium di dalam tangki, dan tersambung dengan selang kemudian dipindahkan ke jerigen-jerigen dan di tampung digudang milik pelaku.

“Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku, dari ulahnya tersebut dirinya bisa mengantongi keuntungan Rp 3.000/ liter. Padahal per bulan keduanya bisa menjual ratusan liter, sehingga keuntunganya juga besar,” kata kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK, MSc.,

Menurut Yuliyanto, kedua pelaku telah diamankan petugas bersama barang buktinya, dan akan dikenakan Sangsi Pidana yang diatur dalam pasal pasal 55 UU nomor 11/tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo pasal 55 UU nomor 22/tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Terkait kasus ini, Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap upaya yang dijalankan Polda DIY

“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Polda DIY yang telah mengungkap tindak kejahatan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab berupa penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM, khususnya yang merupakan produk subsidi dari pemerintah untuk masyarakat,” tegas Brasto.

Menurutnya keberhasilan tersebut telah membantu dan mendukung Pertamina dalam menjalankan penugasan penyaluran BBM subsidi dengan tepat sasaran, serta melindungi hak kalangan masyarakat penerima subsidi.

“Kejahatan tersebut tentu sangat merugikan negara dan masyarakat, utamanya para penerima hak produk BBM Solar subsidi, seperti angkutan umum, petani, nelayan, dan kelompok masyarakat rentan lainnya,” tuturnya. (Brd)

 

error: