Portal DIY

PMI DIY Gelar Muker di Sleman

4960
×

PMI DIY Gelar Muker di Sleman

Sebarkan artikel ini
PMI DIY Gelar Muker di Sleman
Musyawarah Kerja PMI DIY di Ruang Sembada Setda Sleman (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Palang Merah Indonesia (PMI) DIY menggelar Musyawarah Kerja (Muker) di ruang Sembada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Sabtu (17/2/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Gubernur DIY Etty Kumolowati, Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo, dan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

Ketua Panitia Muker PMI DIY Sigit Arifianto dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan Muker yang diselenggarakan di Kabupaten Sleman ini dimaksudkan untuk melakukan evaluasi kinerja PMI DIY tahun 2023 serta membahas rencana kerja tahun 2024.

Muker diikuti perwakilan PMI Kabupaten/Kota dan para relawan PMI di DIY ini, pelaksanaanya dibuka oleh Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial, Budaya dan Kesejahteraan Masayarakat, Etty Kumolowati yang dilanjutkan dengan penyerahan laporan kinerja masing masing perwakilan PMI se-DIY.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, selaku Tuan Rumah MUKER PMI DIY tahun 2023/2024, menyampaikan bahwa Musker PMI DIY ini merupakan momen untuk melakukan evaluasi dan menyusun program dan rencana guna lebih mengoptimalkan tugas dan peran PMI.

“Musyawarah Kerja PMI ini dapat digali dan dimunculkan berbagai pokok masalah yang vital dan urgen dalam organisasi,” kata Kustini..

PMI DIY Gelar Muker di Sleman

Kustini juga berharap Muker ini dapat melahirkan kebijakan yang tepat untuk mengoptimalkan kinerja organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat.

Disela-sela kegiatan Muker, Ketua PMI DIY, GBPH H. Prabukusumo kepada media mengatakan , pada tahun 2024 ini, PMI DIY akan fokus pada penguatan konsolidasi pengembangan sumberdaya manusia dan peningkatan kapasitas internal PMI dalam rangka pelayanan masyarakat yang profesional dan berintegritas serta bergerak bersama masyarakat.

Tantangan PMI kedepan adalah bagaimana membangun kapasitas internal PMI untuk mengembangkan sumberdaya, menggali potensi lokal, keahlian dan kompetensi khusus yang dubutuhkan dalam menghadapi krisis dan kejadian bencana yang tidak terduga.

“Selain itu PMI harus berinovasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat menuju transformasi digital,” kata Gusti Prabukusomo.

Mengenai kenerja PMI DIY sepanjang tahun 2023, Pmi DIY telah memberi berbagai layanan kepada 286.538 jiwa. Diantaranya, PMI DIY telah mendistribusikan air bersih sejumlah 10.117.000 liter di lima Kabupaten dan Kota.

Selain itu, inisiasi pelayanan Ambulance PMI DIY 66 kali dengan memberi manfaat kepada 84.526 jiwa. Respon kebencanaan PMI se-DIY dengan penerima manfaat 2.984 jiwa, dan respon bencana gempa bumi Cianjur dengan penerima manfaat 868 jiwa. (Brd)