Berita

PJ Wali Kota Malang Mantapkan Kesiapan Porprov Jatim IX 2025, Targetkan 162 Medali Emas

×

PJ Wali Kota Malang Mantapkan Kesiapan Porprov Jatim IX 2025, Targetkan 162 Medali Emas

Sebarkan artikel ini
PJ Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, saat meninjau progres renovasi lintasan lari di Stadion Gajayana, yang dipersiapkan untuk Porprov Jatim IX 2025.

KOTA MALANG – Kota Malang semakin serius mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX yang akan digelar Juli 2025 mendatang. PJ Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang, Kamis (23/01/2025).

Selain memimpin Rakor, Iwan Kurniawan juga meninjau langsung progres renovasi Stadion Gajayana yang akan menjadi venue pembukaan sekaligus lokasi sejumlah cabang olahraga (Cabor). Stadion kebanggaan warga Malang itu tengah diperbaiki untuk memastikan kesiapan menyambut event olahraga terbesar di Jawa Timur tersebut.

“Anggaran sudah siap dan dibagi menjadi dua bagian. Disporapar bertanggung jawab untuk renovasi venue, persiapan, dan penyelenggaraan, sementara KONI fokus pada persiapan atlet yang akan berlaga di Porprov,” jelas Iwan usai Rakor.

Iwan optimis Kota Malang dapat mencetak sejarah baru dalam Porprov IX nanti. “Ketua KONI menargetkan runner-up dengan raihan 162 medali emas. Sebagai tuan rumah, target ini harus tercapai,” tegasnya.

Ketua KONI Kota Malang, R. Djoni Sujatmoko, mengungkapkan pihaknya terus memotivasi para atlet agar mencapai performa terbaik. “Pada Februari dan Juni mendatang, kami akan memantau progres para atlet. Dari seleksi awal, kami akan memilih 750 atlet terbaik dari 1.000 lebih yang diseleksi untuk berlaga di 56 Cabor,” jelas Djoni.

Ia optimis target medali emas dapat tercapai bahkan mungkin melebihi ekspektasi. “Dengan seleksi ketat, kami yakin para atlet mampu meraih hasil maksimal. Jika bisa melampaui target, tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Kota Malang tak hanya mempersiapkan venue, tetapi juga menargetkan pencapaian besar melalui kekuatan atletnya. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan KONI, ajang Porprov Jatim IX 2025 diharapkan menjadi momentum gemilang bagi Kota Malang.

(Junaedi)

Kiblat Bola
Jay Idzes saat membela Go Ahead Eagles
Berita

Jay Idzes masuk skuad Sassuolo menjelang FIFA Matchday November, sebuah kabar yang membuat pilihan di lini belakang Timnas Indonesia tetap terbuka. Statusnya di klub penting karena program tim nasional selalu bergantung pada kebugaran dan menit bermain pemain yang dipanggil.

Garudayaksa vs Persib: Adam Alis Menyelesaikan Drama Pakansari — PERSIB forward Mariano Peralta celebrates after scoring against Garudayaksa.
Berita

Persib tekan Persija di puncak klasemen Super League 2026/2027 dari jarak dua poin setelah delapan pertandingan. Persija mengoleksi 18 poin, sedangkan Persib berada pada 16 poin. Laga tandang ke Java United pada 8 November menjadi kesempatan menjaga tekanan tanpa perlu membuat perhitungan terlalu jauh.

PSIM vs Borneo FC
Berita

Borneo FC vs PSM Makassar pada 7 November di Stadion Segiri menjadi laga yang penting bagi dua tim dengan sembilan poin. Borneo baru memainkan tujuh pertandingan dan berada di posisi ke-12, sedangkan PSM sudah menjalani delapan laga di peringkat ke-13. Tuan rumah punya peluang memperbaiki posisi sekaligus menjawab masalah konsistensi.

jadwal bola malam ini Persebaya vs Persijap
Berita

Persija vs Persebaya pada Sabtu, 7 November pukul 19.00 WIB mempertemukan pemuncak klasemen dengan tim peringkat ketujuh. Persija membawa 18 poin dari delapan laga, sedangkan Persebaya mengumpulkan 13 poin. Laga di Jakarta International Stadium akan menguji kemampuan tuan rumah menjaga puncak dan ambisi tamu memangkas jarak.

Persib Bandung menang 2-0 atas Melbourne Victory
Berita

Java United vs Persib pada Minggu, 8 November pukul 19.00 WIB memberi Persib kesempatan menekan papan atas Super League 2026/2027. Persib berada di peringkat keempat dengan 16 poin, sedangkan Java United di posisi kesembilan dengan 10 poin. Perbedaan angka tidak membuat laga di Jatidiri menjadi sederhana.