Portal Jatim

Pj. Bupati Pasuruan Meninjau Daerah Terdampak Banjir Bandang, Himbau Warga Tetap Waspada

29
×

Pj. Bupati Pasuruan Meninjau Daerah Terdampak Banjir Bandang, Himbau Warga Tetap Waspada

Sebarkan artikel ini
Pj. Bupati Pasuruan Meninjau Daerah Terdampak Banjir Bandang, Himbau Warga Tetap Waspada
Pj) Bupati Pasuruan Dr. Andriyanto meninjau ke beberapa lokasi terdampak banjir

PASURUAN — Usai bencana banjir bandang kiriman menerjang sejumlah titik di 3 wilayah Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, akibat dari hujan deras yang mengguyur area puncak (hulu) pada Sabtu 27 Januari 2024 sore lalu.

Selanjutnya, penjabat (Pj) Bupati Pasuruan Dr. Andriyanto meninjau ke beberapa lokasi terdampak banjir bandang diantaranya di desa Prodo, kecamatan Winongan, dan desa Pancur, kecamatan Lumbang, kabupaten Pasuruan, Minggu (28/1/2024) pagi.

Hal itu dilakukan, untuk memastikan agar masyarakat dalam kondisi baik baik saja, sekaligus pemetaan terhadap daerah-daerah yang terkena dampak bencana banjir bandang.

“Kami melihat sendiri, lumpur banyak menggenangi rumah warga kira-kira setinggi lutut kurang lebih tiga ratus (300) rumah yang terdampak”, kata Pj. Bupati Pasuruan, saat turun langsung di desa Prodo, kecamatan Winongan.

Dengan didampingi sejumlah pihak terkait mulai dari BPBD, DPMPTSP, hingga beberapa camat wilayah terdampak, Pj. Bupati Pasuruan turun langsung menerjang genangan air akibat banjir bercampur lumpur tersebut.

Dikatakan oleh Pj. Bupati, pihaknya bersama Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi menurunkan beberapa alat berat untuk menormalisasi badan sungai baik dari sampah batang pohon dan juga sedimen lumpur.

Bukan hanya itu, Pemkab Pasuruan juga telah menerjunkan alat berat loader dan mobil PMK untuk membersihkan lumpur di jalan, termasuk mobil ambulan sekaligus membuka dapur umum bagi masyarakat terdampak selama tiga hari kedepan.

“Dinas sosial akan membangun dapur umum, dan kami nanti akan segera menandatangani kegawat daruratan”, ujar Andriyanto.

Setelah dari desa Prodo, Pj. Bupati Pasuruan meninjau lokasi terdampak lain di wilayah kecamatan Lumbang untuk melihat jembatan yang terputus akibat terjangan banjir bandang bercampur batang pohon dan juga bebatuan.

Berkat kerjasama dan gotong royong yang dilakukan baik dari unsur pemerintah, TNI, Polri dan juga masyarakat, membuat jalan yang awalnya tertutup material batu dan lumpur kini sudah dibersihkan.

“Syukur alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan warga semua selamat, namun tetap harus hati hati dan selalu waspada karena intesitas hujan dan cuaca belum bersahabat”, pungkasnya.

Atas kejadian bencana itu, Andriyanto mengaku sangat prihatin dan tetap memberikan semangat kepada warga atau masyarakat terutama yang terdampak banjir bandang tersebut. (Eko)