Portal DIY

Pesparani 2024 Kabupaten Sleman dan Pemenangnya

Portal Indonesia
747
×

Pesparani 2024 Kabupaten Sleman dan Pemenangnya

Sebarkan artikel ini
Hadiah diserahkan Epiphana, Kadis DLH Kabupaten Sleman (Ist)

SLEMAN– Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kabupaten Sleman digelar di Kompleks Seminari Tinggi Kentungan, Sabtu (6/7/2024). Perhelatan tahunan ini dibuka Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Berbagai lomba keagamaan melibatkan partisipasi aktif dari paroki-paroki di seluruh wilayah Sleman.

Danang mengapresiasi tinggi atas penyelenggaraan Pesparani 2024. “Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Sleman mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dengan baik,” katanya.

Pesparani adalah wujud nyata dari konsep ‘rumah bersama’ yang terus dikembangkan di Sleman. Danang juga menyatakan keyakinannya peserta dari Sleman dapat meraih prestasi hingga tingkat nasional.

Ketua LP3K Daerah Kabupaten Sleman, Bambang Sigit Sulaksono menjelaskan seluruh kegiatan Pesparani tahun ini sepenuhnya didanai oleh APBD Sleman. “Tahun lalu, semua cabang lomba berlangsung dengan sangat meriah dan luar biasa. Karena akan dilaksanakan setiap tahun, kami merencanakan perayaan besar setiap dua tahun sekali,” tutur Bambang.

Ia mengajak semua paroki di Sleman berpartisipasi aktif. “Ada 17 paroki dan satu dari Sriningsih yang terlibat. Karena kegiatan ini rutin, kami berharap semua paroki dapat ikut serta setiap tahunnya,” katanya.

Bambang menyampaikan pesan khusus kepada umat Katolik untuk memiliki lebih banyak anak. “Banyak anak, banyak rezeki. Tuhan itu Maha Pemurah,” sebutnya.

Lomba yang Mendidik

Pesparani tahun ini diikuti oleh 135 peserta dari 16 paroki dan 2 stasi. Lomba yang dipertandingkan meliputi Mazmur Anak, Remaja, dan Dewasa, Lomba Cerdas Cermat Anak dan Remaja, serta Lomba Tutur Kitab Suci Anak.

Romo Kevikepan Yogyakarta Barat, Romo AR Suwondo Pr, dalam sambutannya mengatakan Pesparani sangat diapresiasi oleh Gereja. “Pesparani memberikan kesempatan bagi para utusan paroki untuk saling kenal dan berkolaborasi. Relasi yang terjalin akan tumbuh dengan baik,” katanya.

Baca Juga:  Resmikan Panti Wreda, Wabup Sleman Dukung Peningkatan Kualitas Hidup Lansia di Sleman

Romo Suwondo menambahkan Pesparani membantu peserta mendisiplinkan diri dalam mencapai tujuan. Proses panjang dari latihan dan komunikasi menjadi sarana untuk mensyukuri berkat Tuhan. Pesparani adalah wujud nyata perhatian negara kepada rakyatnya. “Kitasebagai umat Katolik juga bagian dari masyarakat yang bersama-sama merajut kebersamaan di Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengungkapkan rasa bangganya atas pelaksanaan Pesparani yang menjadi bagian dari program tahunan di Sleman. “Saya bangga bahwa tagline ‘rumah bersama’ yang dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sleman terwujud dalam kegiatan ini. Selamat berlomba kepada para peserta,” ucapnya.

Danang menegaskan Sleman siap mendukung setiap kegiatan keagamaan. Pesparani adalah bukti bahwa Sleman dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dengan baik. “Ini adalah rumah bersama kita semua, dan saya yakin peserta dari Sleman bisa meraih prestasi hingga tingkat nasional,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Romo Suwondo mengingatkan kembali pesan dari Mgr Soegijapranoto. “Kita harus menyadari bahwa kita 100% Katolik dan 100% Indonesia. Pesparani adalah salah satu cara untuk mewujudkan pesan tersebut dalam kehidupan nyata,” katanya.

Romo Suwondo berharap Pesparani dapat terus meningkatkan kualitas hidup dan spiritualitas umat Katolik di Sleman.

Dengan partisipasi aktif dari seluruh paroki dan dukungan penuh dari pemerintah, Pesparani diharapkan dapat menjadi ajang tahunan yang semakin meriah dan bermanfaat. “Pesparani bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga tentang banyak hal yang membuat kita semakin berkualitas,” ujarnya.

Seluruh rangkaian acara Pesparani 2024 di Sleman ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi umat Katolik untuk berinteraksi, berkarya, dan mengembangkan diri. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Pesparani dapat menjadi ajang yang memperkuat rasa persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah air, selaras dengan pesan Mgr Soegijapranoto, 100% Katolik, 100% Indonesia.”

Baca Juga:  DPC PPDI Sleman Gelar Muscab Tahun 2024

Romo Vikep Suwondo mengatakan Pesparani 2024 di Kabupaten Sleman bukan sekadar lomba, melainkan sebuah perayaan kebersamaan dan keberagaman yang diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi seluruh umat Katolik di daerah ini.

Adapun hasil lomba sebagai berikut;
Lomba Mazmur Kategori Dewasa
1. Paroki Pringwulung atas nama Maria Renita Wuryanti
2. Paroki Nandan atas nama Agnes Tri Pusputasari
3. Paroki Kalasan atas nama MG Anindya Dyah Anjani

Lomba Mazmur Kategori Remaja
1. Paroki Kalasan atas nama Bonifacia Ananda Putri Ariatmaja
2.Paroki Nandan atas nama Ilona Christa Putri
3. Paroki St Yohanes Paulus II Brayut atas nama Fransiska Mutiara Triasa Kartikalia

Lomba Mazmur Kategori Anak-anak
1. Paroki Klepu Lutgardis atas nama Sekar Jelita Trisdahayu
2. Paroki Macanan atas nama Kalonica Syesa Artha Elmadellanor
3. Paroki St Maria Assumpta Gamping atas nama Theresia Anindya Nadine Wardhani

Lomba Bertutur Kitab Suci Anak-anak
1. Paroki St Petrus dan Paulus Minomartani atas nama Fransiska Lavania Padamani
2. Stasi St Thomas Seyegan atas nama Robertus Pandu Pradipta
3. Paroki Banteng atas nama Angelic RhemaPrakosa

Lomba Cerdas Cermat Rohani pengumumannya ditunda karena belum selesai pelaksanaannya. (bams/brd)

*) Ikuti Berita Terbaru Portal Indonesia di Google News klik disini dan Jangan Lupa di Follow.