Pertunjukan Reog, Kans Besar Ponorogo Menuju Kabupaten Kreatif Indonesia

Pertunjukan Reog, Kans Besar Ponorogo Menuju Kabupaten Kreatif Indonesia
Wabup Ponorogo Lisdyarita (kiri) saat menerima uji petik program tim PMK3I Kemenpraf RI

PONOROGO – Tim program penilaian mandiri kabupaten atau kota kreatif Indonesia (PMK3I) mengunjungi Ponorogo untuk melakukan uji petik program.

Pun, berdasarkan kunjungan tim PMK3I tersebut, Ponorogo masuk dalam ekosistem kabupaten atau kota kreatif di Indonesia. Dengan subsektor ekonomi kreatif seni pertunjukan reog Ponorogo.

Menurut Direktur Infrakstuktur Ekonomi Kreatif Kemenpraf, Hariyanto mengatakan, ada sedikitnya 17 subsektor ekraf yang telah diuji. Ponorogo menonjol di subsektor pertunjukan, kuliner dan kriya.

“Maka tim PMK3I menyepakati seni pertunjukan (reog) sebagai subsektor unggulan di Ponorogo. Serta nantinya juga harus mendongkrak dari sisi kuliner dan kriya,” terangnya.

Pihaknya akan terus memantau Kabupaten Ponorogo hingga satu tahun kedepan. Sejauh mana nantinya usaha yang akan dilakukan dalam mengembangkan ekonomi kreatifnya.

“Sudah ada 17 subsektor di Ponorogo dan seni pertunjukan (reog) menjadi produk unggulannya. Tinggal nanti menunggu penetapan dari Kemenpraf RI, Sandiago Uno,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita mengatakan, tentu menjadi kebanggaan sendiri ‘Kota Reog’ masuk dalam jejaring kabupaten kreatif Indonesia.

“Tentu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun investor. Serta menjadi modal kita untuk terus mengembangkan Kabupaten Ponorogo,” jelasnya saat dikonfirmasi, Jum’at (15/4/2022).

Dirinya menyebut juga akan konsisten dalam menggelar tiap event baik skala lokal maupun Nasional. Hal ini untuk menjaga ekosistem subsektor pertunjukan dengan diikuti kuliner dan kriya.

“Salah satu kuncinya, platform digital juga harus dimanfaatkan untuk berkontribusi mendongkrak ekonomi kreatif di Ponorogo,” bebernya.

Selain itu, masuknya jejaring Ponorogo sebagai kabupaten kreatif Indonesia ini, menjadi penyemangat ditengah upaya dan usaha agar kesenian reog masuk dalam warisan tak benda ke ICH UNESCO.

“Bahkan, kita juga berpotensi masuk untuk didaftarkan di UNESCO Creatif Cities Network (UCCN) sebagai salah satu kabupaten kreatif di dunia,” tandasnya.

error: