Perkara Tanah, Begini Keterangan Saksi Penggugat Dalam Sidang Lanjutan di PN Kraksaan

Perkara Tanah, Begini Keterangan Saksi Penggugat Dalam Sidang Lanjutan di PN Kraksaan
Suasana sidang lanjutan perkara sengketa tanah nomor : 8/PDT.G/2022/PN Krs, Dusun Kolor Desa Bocor Kulon Kecamatan Pakuniran, di PN Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO — Sidang lanjutan perkara sengketa tanah Nomor : 8/PDT.G/2022/PN Krs, Dusun Kolor Desa Bocor Kulon Kecamatan Pakuniran, pada Rabu (22/6/2022), di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, kembali digelar dengan agenda sidang mendengarkan keterangan dua saksi dari pihak penggugat.

Sebelumnya, pada Jumat (17/7/2022), pihak PN Kraksaan melaksanakan sidang pemeriksaan setempat (SP) pada objek perkara sengketa tanah di Dusun Kolor Desa Bocor Kulon, Kecamatan Pakuniran.

Ketika memberikan keterangan di ruang sidang PN Kraksaan, saksi I dari penggugat, Tosari (66) membenarkan bahwa tanah sengketa yang ditempati oleh tergugat saat ini, adalah milik Sahrasikin.

“Saat saya masih kelas dua sekolah dasar (SD) usia delapan tahun, tergugat sudah menempati tanah tersebut,” ungkap saksi I, warga Dusun Kedung Pawon Desa Sumber Kembar Pakuniran itu.

Dalam keterangannya saksi I dalam sidang lanjutan ini, juga mengatakan bahwa, pemilik tanah (Sahrasikin) tidak keberatan tanahnya ditempati oleh tergugat.

Dalam persidangan, keterangan Saksi I diperkuat dengan keterangan yang disampaikan Saksi II, Dulla (67), warga Dusun Karang Anyar Desa Bocor Wetan.

Saksi II, Dulla mengatakan bahwa, tergugat awalnya menumpang kepada Sahrasikin selaku pemilik tanah dimana tanah tersebut saat ini menjadi sengketa.

“Saya tidak tahu prosesnya bagaimana tergugat mendirikan rumah di lahan itu, namun pemilik tanah tidak keberatan pada waktu itu tanahnya ditempati”, kata Dulla, warga Dusun Karang Anyar Desa Bocor Wetan.

Sedangkan soal surat-surat tanah, Saksi II (Dulla) mengatakan tidak mengetahuinya.

Setelah sidang, Hosnan Taufik selaku kuasa hukum tergugat (Toya) mengatakan, berdasarkan keterangan Saksi I yang didatangkan penggugat, bahwa lahan itu sudah ditempati oleh tergugat sejak saksi I penggugat masih kelas dua SD, usia delapan tahun. Dan selebihnya saksi I tidak mengetahuinya.

“Sedangkan menurut keterangan saksi II dari penggugat di persidangan, bahwa saksi II mengetahui tergugat sudah menempati lahan tersebut sejak saksi II masih kecil, dan saksi II tidak tahu mengenai surat tanah yang disengketakan”, terang Hosnan Taufik kuasa hukum tergugat.

Sementara Sumaryadi SH selaku kuasa hukum dari penggugat, tidak memberikan keterangan panjang lebar.

“Cukup keterangan saksi saja mas,” kata Sumaryadi saat dimintai keterangan oleh awak media.

error: