Perkara Pembunuhan, Polres PALI Gelar Rekontruksi, Berikut Fakta dari 36 Adegan

waktu baca 3 menit
Rabu, 28 Sep 2022 09:11 0 9 Heri Lidian

PALI, SUMSEL — NA, tersangka dalam kasus pembunuhan Paridin warga Simpang Tais, menjalani rekonstruksi yang digelar oleh Penyidik Satreskrim Polres Pali, Selasa (27/9). Dalam rekontruksi bertempat di halaman parkir Mako Polres PALI ini menghadirkan 6 saksi dan disaksikan langsung oleh pihak keluarga korban dan tersangka.

Dalam adegan rekonstruksi itu dimulai dari 3 lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

TKP pertama adalah di rumah tersangka saat korban menjemput istri tersangka dan membawanya ke seuatu tempat (Cafe Sugiono).

TKP kedua di Cafe Sugiono dimana korban dan istri tersangka memesan minuman dan kamar, lalu TKP ketiga di Jalan Lubuk Guci Beracung tempat tersangka menghabisi nyawa korban.

Seperti diketahui, pembunuhan korban Paridin dilakukan tersangka NA di Jalan Lubuk Guci Beracung pada Kamis (15/9) malam.

Sementara dari deretan fakta yang terjadi selama proses rekontruksi itu terdapat sebanyak 36 adegan.

Kasat Reskrim Polres Pali, AKP Marwan mengatakan, rekontruksi ini dilakukan guna melengkapi berkas perkara dan pada rekontruksi ini juga dihadiri oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI.

“Untuk hari ini telah kita laksanakan sebanyak 36 adegan rekonstruksi dan dari 36 adegan itu, kita telah sama-sama menyaksikan, pembunuhan tersebut dilakukan dalam adegan ke 28, disitu kita melihat cara tersangka menghabisi korban” kata AKP Marwan.

Dijelaskan AKP Marwan dalam adegan tersebut tersangka NA menyetop sepeda motor korban Paridin ketika berpapasan dengan sepeda motor korban, lantaran korban tidak mau berhenti kemudian tersangka memutar sepeda motornya lalu memepet sepeda motor korban kemudian meninju nya sehingga korban bersama istri tersangka jatu tersungkur.

“Seperti kita lihat dalam adegan tersebut tersangka menggorok leher korban dan menikam perut korban, lalu tersangka menyuruh istrinya untuk pergi dari tempat kejadian menggunakan sepeda motor miliknya. Setelah istri tersangka pergi melihat korban sempat bangun dan dalam posisi duduk, tersangka kemudian menggorok leher korban untuk kedua kalinya serta menikam dada korban sehinggah membuat korban terkapar dan tewas di tempat” jelas AKP Marwan.

Untuk motif dari pembunuhan tersebut dimana istri dari tersangka dibawa oleh korban ke suatu tempat dan diketahui oleh tersangka sehingga timbul emosi dari tersangka.

“Manfaat dari rekontruksi ini untuk mengetahui kebenaran penjelasan baik itu dari tersangka NA ataupun penjelasan dari para saksi-saksi yang dihadirkan dalam rekontruksi ini “terang AKP Marwan.

Saat ditanya apakah memenuhi unsur pasal 340 tentang perencanaan dalam perkara pembunuhan tersebut, AKP Marwan menjelaskan akan mendalami lagi proses penyidikan terhadap perkara tersebut.

“Dari pemeriksaan saksi-saksi serta proses adegan rekon tadi kita akan pastikan ini memenuhi unsur 340, tapi tetap akan kita dalami lagi proses penyidikan tersebut apakah memang memenuhi unsur dari pasal tersebut” ungkap AKP Marwan.

Senada dengan itu, Munawir Tim JPU dari Kejaksaan Negeri Pali juga mengatakan belum bisa menyimpulkan terkait unsur pasal yang akan diterapkan dalam perkara ini.

“Untuk sementara kita belum bisa menyimpulkan, nanti kita lihat saja di persidangan tentunya dengan melihat fakta- fakta kemudian dengan alat bukti yang ada baik dari keterangan saksi-saksi, keterangan tersangka dan alat bukti lainnya” ucap Munawir tim JPU Kejari Pali. (Lidian Heri)

IKLAN MUBAR

IKLAN SITUBONDO

IKLAN KPU MUBAR

IKLAN KOTA PASURUAN

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN DPRD SIDOARJO

IKLAN PDAM SIDOARJO

IKLAN PASURUAN

IKLAN DPRD MUBAR

error: