Peringatan HGN 2022, SDN Sorowajan Kenalkan Makanan Sehat

waktu baca 2 menit
Kamis, 24 Nov 2022 20:29 0 85 Bambang

BANTUL – Memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2022, SD Kanisius Sorowajan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar “Parents Participation” di sekolah setempat, Kamis (24/11/2022).

Menurut Ketua Komite Sekolah SDK Sorowajan, Ignatius Bayu Adji, kegiatan yang pertama ialah Cooking Class.
Tujuannya mengenalkan makanan sehat kepada anak, pmengedukasi anak tentang cara membuat makanan, alat-alat yang digunakan, kandungan bahan-bahan, serta keuntungan dari makanan tersebut (kita menjadi sehat & bisa dijual). Selain itu, anak jadi lebih menghargai ortu dalam hal menyiapkan makanan (dari membeli bahan, memasak, sampai beres-beres alat). Serta mengajak orangtua berperan serta dalam mendidik anak di sekolah (merasakan menjadi guru).

Jadi, dari kegiatan ini orangtua ikut merasakan bagaimana menjadi seorang guru.Serta memiliki pemahaman bersama bahwa tanggung jawab pendidikan anak itu tidak semata-mata jadi kewajiban sekolah saja. Namun juga perlu keterlibatan dari semua pihak.

Dari kegiatan ini, Bayu mengapresiasi orangtua, anak-anak serta dukungan dari guru sehingga mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda di sekolah.Salah satu orangtua/wali murid kelas 3A yang bertugas cooking class, Yovita Astri menuturkan bahwa anak-anak diajari membuat salad buah ala Western Salad.

Dengan ikut kegiatan ini, anak-anak menjadi tahu kandungan dan manfaat buah. Bagi yang tidak suka buah tetap harus mencoba sedikit agar tahu rasa dari buah itu sendiri. “Tentu kami berharap anak-anak menjadi suka makan buah,” terang Yovita.

Di samping itu, anak-anak juga dijelaskan mengenai Indonesia Salad. Yakni lotek, gado-gado, kupat tahu, ketoprak, acar, rujak dan pecel.

Acara juga diisi dengan “market day” yang menjual makanan sehat bagi para siswa.Juga ada sesi kegiatan bebas antara orangtua dan anak di kelas masing-masing.
Oktaviani Hastu Sudiyarto, salah satu orangtua murid yang bertugas untuk kegiatan anak dengan orangtua menceritakan bahwa dirinya dulu sebelum lulus kuliah, sempat mengajar di SDK Sorowajan untuk menggantikan teman.

“Dulu saya pernah mengajar setahun saja. Kepala sekolah saat itu bilang, saya berhasil mengajar tapi belum berhasil mendidik. Jadi, hanya berhasil menyampaikan materi sesuai kurikulum saja,” ungkap dia. (bams)

.

IKLAN MUBAR

IKLAN SITUBONDO

IKLAN KPU MUBAR

IKLAN KOTA PASURUAN

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN DPRD SIDOARJO

IKLAN PDAM SIDOARJO

IKLAN PASURUAN

IKLAN DPRD MUBAR

error: