Portal DIY

Perdana, Pemkab Sleman Kirim RDF ke Cilacap

2201
×

Perdana, Pemkab Sleman Kirim RDF ke Cilacap

Sebarkan artikel ini
Perdana, Pemkab Sleman Kirim RDF ke Cilacap
Sekda DIY Beny Suharsono, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Dirut PT SBI Lilik Unggul Raharja pecah kendi di depan armada angkut tandai RDF ke PT SBI Cilacap (Portal Indonesia/Brd)

SLEMAN – Untuk yang pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pengiriman sampah yang telah diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF) ke PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).

Selanjutnya, Pemkab Sleman akan melakukan pengiriman secara rutin.
Pengiriman perdana RDF hasil olahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani, Kalasan, Sleman tersebut dilakukan oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama Sekda Provinsi DIY Beny Suharsono mewakili Gubernur DIY dan Direktur Utama PT SBI Lilik Unggul Raharjo di TPST Tamanmartani. Sedang RDF yang dikirim perdana tersebut sebanyak 30 ton.

Menurut Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, pengiriman RDF hasil pengolahan sampah dari TPST Tamanmartani ini, merupakan realisasi dari penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Sleman dengan PT SBI beberapa waktu lalu. Pengiriman perdana RDF ini memotivasi Pemkab Sleman untuk lebih optimal dalam mengelola sampah di kabupaten Sleman.

Sementara itu, Direktur Utama PT SBI Lilik Unggul Raharjo mengatakan, PT SBI yang merupakan anak perusahaan PT Semen Indonesia (SIG) akan menerima pasokan sampah dari Sleman sebanyak 30 ton dalam bentuk refuse-derived fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif di pabrik SBI di Cilacap.

Menurut Lilik Unggul Raharjo, kerja sama antara PT SBI yang dikelolanya dengan Pemkab Sleman semakin mempertegas komitmen SBI untuk membantu pemerintah Kabupaten Sleman dalam pengelolaan sampah di daerahnya.

“Hari ini, kerja sama dengan Pemkab Sleman telah membuahkan hasil. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus membantu pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan sampah, termasuk di Sleman,” tegasnya.

Perdana, Pemkab Sleman Kirim RDF ke Cilacap

Lilik menambahkan, sebelumnya SBI telah menjalin kerja sama pengelolaan sampah dengan berbagai daerah lain, seperti Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, DKI Jakarta dan pengelola sampah di Bali yang telah berjalan.

Menurut Lilik kerja sama ini juga membantu SBI dalam peningkatan pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif untuk mencapai target penurunan emisi karbon yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

“Pemanfaatan bahan bakar alternatif sebagai substitusi batu bara dalam proses produksi semen di SBI, dikelola oleh unit bisnis Nathabumi yang bergerak dalam bidang penyediaan solusi pengelolaan limbah dan sampah ramah lingkungan,” katanya.

Dikatakan pula, kerja sama antara SBI dengan Pemkab Sleman ini akan berlangsung selama tiga tahun.

Setelah pengiriman perdana ini, Pemkab Sleman akan mengirimkan RDF melalui beberapa alternatif moda transportasi sebanyak 100 ton per hari untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif substitusi batu bara pada proses produksi semen SBI di Cilacap,” tegasnya. (Brd)