Pengguna Jalan Keluhkan Lapak Ikan di Jalan Blang Mee Geudong

Pengguna Jalan Keluhkan Lapak Ikan di Jalan Blang Mee Geudong

Para Pedagang ikan telah menempati bahu Jalan,Tak jarang hal ini membuat ketersendatan arus lalu lintas.

ACEH UTARA  | Portal-Indonesia.com
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah membuat pasar ikan di Keude Geudong Kecamatan Samudera untuk para pedagang ikan Kecamatan setempat.

Namun para pedagang ikan didaerah masih saja tetap bandel berjualan ikan di jalan tanpa menghiraukan menggangu pengguna jalan yang terjadi di jalan Blang Mee tepatnya depan mesjid Malikussaleh Kecamatan Samudera.(23/01/21)

Pengguna Jalan Keluhkan Lapak Ikan di Jalan Blang Mee Geudong

Hal ini pun dikeluhkan para pengguna jalan. Sebab, lapak-lapak mereka memakan bahu jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.

“Tidak menempati pasar ikan, jalan tersebut kadang-kadang susah keluar masuk apalagi jalan itu sudah di jadikan pasar kecil di penuhi lapak ikan dan sayur jadi tambah semrawut,” ujar kiki, seorang pengendara sepeda motor.

Kiki, mengungkapkan, lapak ikan dan sayur tersebut sudah berlangsung lama digunakan para pedagang ikan hingga saat ini, awalnya dengan menggunakan becak dan sepeda motor tapi kini sudah jadi pasar kecil di jalan tersebut, muspika setempat terkesan tutup mata untuk menertibkan para pedagang ikan.

Pengguna Jalan Keluhkan Lapak Ikan di Jalan Blang Mee Geudong
Pasar ikan Samudera, yang tidak di tempati pedagang ikan

“Sangat menganggu pengguna jalan bahkan sekarang keluar bauk busuk dapat menganggu warga dan jamaah Mesjid Malikussaleh sebelah jalan, lewat sini soalnya jalannya ramai dan sering macet,” ungkapnya.

“Bau busuk yang keluar dari saluran air dimana para pedagang ikan membuang air bekas ikan,sisik dan potongan ikan sangat menyengat. Apalagi disaat musim penghujan,bau busuk dan bau amisnya sangat menyengat kelubang hidung,’kata Kiki kepada portal Indonesia. com

Ia menjelaskan tempat para pedagang ikan untuk menjual ikan dagangannya sudah disediakan oleh pemerintah daerah, tapi para pedagang ada juga yang menempati di terminal angkot ( Labi – Labi) dan sepanjang jalan nasional Medan Banda Aceh, pungkasnya.

Sementara itu Camat Kecamatan Samudera, T. Bustamam saat di hubungi melalui no kontak pribadinya sejak Jum at (22/01/21) menanyakan seputaran Pedagang ikan yang berjualan bukan pada tempatnya yang telah di sediakan oleh pemerintah belum ada komentar hingga berita ini di turunkan.

Reporter Man.

Tinggalkan Balasan

error: