Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Dibuka 4 Juli 2022, Berikut Jadwal, Persyaratan Dan Cara Pendaftarannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Dibuka 4 Juli 2022, Berikut Jadwal, Persyaratan Dan Cara Pendaftarannya

JAKARTA – Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap 2 akan dibuka pada 4 Juli 2022.

Bagi anda yang ingin mendaftar bisa mengunjungi laman http://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2022 akan ditutup pada tanggal 5 Agustus 2022.

Diketahui, LPDP merupakan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan yang juga menangani hal-hal terkait pemberian beasiswa bagi putra putri Indonesia yang memiliki kemampuan akademik dan berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan.

Nantinya, proses seleksi akan dilakukan sesuai dengan kebijakan pemerintah terkait pandemi Covid-19.

Proses seleksi dapat dilakukan secara online atau offline, atau gabungan antara online dan offline (hybrid) sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Jadi, dalam pengajuan pendaftaran, pendaftar harus memilih kota/lokasi pilihan yang disediakan oleh LPDP.

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi jika nantinya seleksi dilakukan secara offline atau hybrid.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2

Aplikasi Beasiswa: 4 Juli – 5 Agustus 2022

Seleksi Administrasi: 8 – 19 Agustus 2022

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi : 22 Agustus 2022

Seleksi Bakat Skolastik: 29 Agustus – 10 September 2022

Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 15 September 2022

Pemilihan Zat: 26 September – 4 November 2022

Pengumuman Hasil Seleksi Zat: 11 November 2022

Pendaftaran Rekening LPDP

Sebelum mendaftar program beasiswa LPDP, calon peserta harus memiliki akun LPDP terlebih dahulu.

  1. Akses laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.
  2. Klik untuk mendaftar program Beasiswa Magister/S3 LPDP.

  3. Kemudian, klik “Buat akun di sini” untuk pendaftar yang belum memiliki akun.

  4. Akan muncul informasi selanjutnya, lalu klik “OK”.

  5. Isi formulir yang tersedia dengan informasi yang benar dan sesuai dengan situasi Anda.

  6. Setelah mengisi formulir pendaftaran, silahkan klik “Buat Akun”.

Satu pendaftar tidak boleh memiliki lebih dari 1 (satu) akun, karena verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga NIK hanya dapat digunakan pada satu akun.

Verifikasi Akun LPDP

  1. Sistem akan menampilkan pesan sukses dan mengirimkan link verifikasi ke email pendaftar sesuai email yang didaftarkan.

Catatan: Pendaftar bisa mengecek folder Spam jika email verifikasi tidak ada di Inbox.

  1. Klik tulisan “Verifikasi Akun” yang terdapat pada email di atas, maka akun Anda telah terverifikasi.
  2. Selanjutnya, Anda dapat login ke sistem menggunakan Email dan Password yang telah didaftarkan sebelumnya.

Kemudian, klik “Login” untuk login.

Update Informasi Data Pribadi dan Keluarga

  1. Setelah login, Anda dapat melihat, mengubah, atau melengkapi informasi terkait identitas dan identitas keluarga Anda.

Pastikan data profil Anda diisi dengan lengkap dan benar.

  1. Setelah mengisi data pribadi, silahkan klik “OK”.

Cara Mendaftar Beasiswa LPDP

Berikut daftar beasiswa LPDP yang dikutip dari lpdp.kemenkeu.go.id:

  1. Daftar online di situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/;
  2. Lengkapi dan unggah semua dokumen yang diperlukan dalam aplikasi pendaftaran;

  3. Pastikan untuk mengajukan aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/registrasi;

  4. Memastikan dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Sertifikat atau sejenisnya dibuat/dikeluarkan pada tahun 2022 (informasi detail terkait dokumen dapat dilihat di booklet atau buku panduan untuk masing-masing program).

Persyaratan Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2

  1. warga negara Indonesia.
  2. Telah menyelesaikan studi D4/S1 untuk beasiswa magister, telah menyelesaikan studi master untuk gelar doktor, dan telah lulus D4/S1 langsung ke doktor.

  3. Dari perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh BAN-PT, perguruan tinggi jasa dalam negeri, atau perguruan tinggi asing yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau KBRI di negara asal universitas.

  4. Tidak sedang menempuh pendidikan magister atau doktoral di universitas dalam negeri/luar negeri. Warga negara Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan magister tidak diperbolehkan mengajukan beasiswa magister.

  5. Demikian pula, warga negara Indonesia yang telah menyelesaikan studi doktoralnya tidak diperbolehkan mendaftar ke jenjang doktoral.

  6. Menyertakan surat rekomendasi dari akademisi bagi yang belum bekerja, sedangkan yang sudah bekerja dapat melampirkan surat rekomendasi dari atasan.

  7. Memilih universitas dan program studi sesuai ketentuan LPDP.

  8. Beasiswa hanya untuk kelas reguler, bukan eksekutif, khusus, pegawai, kelas jarak jauh, kelas yang diadakan bukan di universitas induk, kelas internasional khusus untuk keperluan dalam negeri, kelas yang diadakan di lebih dari satu perguruan tinggi negeri, atau kelas lain yang tidak di sesuai dengan ketentuan LPDP.

  9. Lengkapi profil pendaftaran.

  10. Tulis surat pernyataan pribadi, tidak ada ketentuan khusus.

  11. Tuliskan komitmen untuk kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi ke Indonesia setelah menyelesaikan studi.

  12. Penulisan proposal penelitian untuk pelamar tingkat doktoral.

  13. Bersedia menandatangani surat pernyataan.

  14. Pendaftar S2 maksimal berusia 35 tahun, sedangkan S3 maksimal 40 tahun.

  15. IPK minimal untuk Magister 3,00 disertai transkrip nilai asli atau yang dilegalisir, sedangkan pelamar S3 minimal 3,25.

  16. Khusus bagi pelamar program Doktor dari program Magister tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan dari kampus asal.

  17. Lulusan luar negeri wajib memberikan hasil konversi IPK yang dapat dikonversi melalui https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan dilengkapi dengan transkrip nilai.

  18. Sertakan bukti valid kemahiran bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh ETS, PTE, atau IELTS. Ketentuan bagi pendaftar master dalam negeri harus memiliki skor kecakapan bahasa Inggris minimal:

  • TOEFL ITP 500 – TOEFL iBT 61 – PTE Academic 50 – atau IELTS 6.0.

Jika ingin mendaftar program Magister (S2) di luar negeri, nilai minimal kemampuan bahasa Inggris meliputi:

  • TOEFL ITP 530 – TOEFL iBT 70 – PTE Academic 50 – atau IELTS 6.0.

Sedangkan pelamar program Doktor (S3) di luar negeri harus memiliki nilai minimal:

  • TOEFL iBT 94 – PTE Academic 65 – IELTS 6.0

Sertifikat TOEFL ITP harus dari lembaga penyelenggara resmi di Indonesia.

  1. Memberikan surat keterangan keterlambatan memulai studi dari kampus tujuan bagi pelamar yang waktu mulai studinya dalam LoA Tanpa Syarat tidak sesuai dengan ketentuan LPDP.

Ketentuan Kuliah

  1. Seleksi Beasiswa Tahap 1 berlaku untuk perkuliahan paling lambat Agustus 2022
  2. Seleksi Beasiswa Tahap 2 berlaku untuk perkuliahan paling lambat Januari 2023

Catatan:

Unconditional LoA adalah surat resmi dari suatu perguruan tinggi (official acceptance) yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi tersebut tanpa syarat, kecuali:

  • Persyaratan untuk sponsor pendanaan;
  • Dokumen fisik ijazah dan transkrip studi sebelumnya;

  • Persyaratan tambahan yang tidak berisiko mengubah status penerimaan seseorang sebagai mahasiswa pada program studi yang dituju dan meliputi nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta masa studi, lama studi, awal studi dan / atau akhir studi.

Unconditional LoA yang diunggah harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Perguruan Tinggi dan Program Studi harus sesuai dengan salah satu pilihan pada aplikasi pendaftaran
  • Asupan belajar harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh LPDP mengenai waktu kuliah tercepat yang diperbolehkan

  • Apabila pengambilan kuliah yang tercantum dalam Unconditional LoA yang diunggah tidak sesuai ketentuan, maka wajib melampirkan Surat Penundaan (Delay) dari Universitas yang menerbitkan LoA tersebut

  • Jika pendaftar mengunggah Unconditional LoA yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP, dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran.

Program Beasiswa LPDP

  • Program Afirmasi: Program ini khusus untuk kelompok yang jelas dan paling berhak, yaitu kelompok penyandang disabilitas, masyarakat kurang mampu, dan masyarakat di daerah afirmasi.

  • Sasaran Program: Program ini diperuntukan bagi pegawai negeri sipil, TNI/Polri, dokter spesialis, wirausaha, pendidik, dan kerjasama khusus.

  • Program Beasiswa Umum: Program beasiswa umum untuk beasiswa reguler pascasarjana dan doktoral di kampus-kampus dalam atau luar negeri dan universitas-universitas besar dunia, yang telah menerima Letter of Acceptance (LoA) tanpa syarat dari universitas-universitas top dunia.

error: